Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Hukum & Kriminal»Polisi Akan Tes Kejiwaan Suami Pembunuh Istri dan Anak
Default image

Polisi Akan Tes Kejiwaan Suami Pembunuh Istri dan Anak

Hukum & Kriminal 5 Agustus 2015

Malang (beritajatim.com) – Hingga Rabu (5/8/2015) sore kondisi Abdullah (56), warga dusun Pateguhan, Desa Argosari, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, yang tega membunuh istrinya, Wiwik Halimah (48) dan buah hatinya yang bernama Putri Sari Devi (16), berangsur membaik.

Abdullah sudah melakukan cuci darah untuk mengeluarkan bensin dalam organ tubuhnya.

Polisi juga mulai bisa mengajak bicara walaupun, belum maksimal. “Kondisi korban sedikit membaik. Saat ini masih di ruang perawatan RSSA Kota Malang,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Wahyu Hidayat, Rabu (5/8/2015) sore.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Aris Haryanto menambahkan, Abdullah resmi dijadikan tersangka dalam kasus pembunuhan istri dan anaknya. Perkembangan saat ini masih dirawat. “Dari keterangan saksi-saksi, tersangka pembunuhan ini adalah Abdullah, suami dari korban,” ucapnya.

Mantan Kapolres Pacitan itu melanjutkan, saat ini kondisi Abdullah masih dilakukan netralisir oleh petugas medis RSSA. Hal itu dikarenakan usai membunuh istri dan anaknya, pelaku sempat mengakhiri hidupnya dengan cara minum cairan pembersih lantai, bensin dan sepuluh butir obat asma.

“Nanti kalau sudah stabil dan bisa di periksa, kita mintai keterangan. Serta akan memeriksakan kejiwaan pelaku ke psikolog,” bebernya.

Ia menambahkan, dari keterangan tetangga dan saksi, pelaku dan korban sering cek-cok. Hanya saja, terkait tindak kekerasan selama ini yang dialami korban, belum ada laporan dan butuh pendalaman lebih dulu. Sementara untuk melengkapi proses pemeriksaan, pihaknya juga akan memeriksa anak pertama korban. “Anak pertama korban nanti juga kita periksa. Namun kondisinya saat ini masih syok berat,” tandasnya. (yog/ted)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Pelaku Pembacokan Aremania Ingin Provokasi Sweeping Plat L

23 Desember 2015

Bacok Aremania Saat Galang Dana, Seorang Pengamen Ditangkap

23 Desember 2015

Pesta Narkoba Dirazia Polisi, Dua Orang Kabur

23 November 2015
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.