Surabaya (beritajatim.com) – Telah diputuskan bahwa turnamen Piala Indonesia Satu (PIS) yang seharusnya digeber per 15 Agustus, harus mundur selama dua pekan hingga 30 Agustus mendatang. Bagaimana manajemen Persebaya menanggapinya?
Ketika dikonfirmasi seputar mundurnya jadwal turnamen yang digagas oleh Mahaka Sports ini, manajemen Persebaya mengaku tak terlampau ambil pusing. Bos Persebaya, Gede Widiade menjelaskan bahwa mereka sama sekali tidak dirugikan dengan mundurnya pelaksanaan Piala Indonesia Satu.
“Nggak masalah. Biar persiapan kami menjadi lebih matang,” kata Gede. Gede menjelaskan, jika tetap dilaksanakan pada 15 Agustus, maka Persebaya hanya punya waktu tiga minggu untuk mempersiapkan diri. Padahal idealnya adalah 30 hingga 40 hari.
Apalagi Persebaya sudah dua bulan tidak berlatih. Sedikit banyak hal ini berpengaruh pada kondisi fisik serta chemistry antar pemain. Senada dengan Gede, pelatih Ibnu Grahan juga mengambil hikmah dibalik mundurnya jadwal Piala Indonesia Satu.
“Paling tidak persiapan kami menjadi lebih panjang. Apalagi tim ini juga belum komplet. Banyak pemain yang belum datang. Beberapa juga ikut turnamen Sunrise of Java Cup di Banyuwangi,” kata Ibnu usai sesi berlatih di Lapangan SIER, Sabtu (25/7/2015) pagi.
Sementara itu, sampai dengan saat ini baru 12 klub saja yang pasti ikut Piala Indonesia Satu. Selain Persebaya, tim-tim lainnya adalah Persija Jakarta, Persib Bandung, Persela Lamongan, Bali United, Persegres Gresik United, PSM Makassar, Arema Cronus, PBR dan Pusamania Borneo FC.[sya/kun]
