Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Gaya Hidup»Kali Marengan Disulap Jadi Wisata Air
Default image

Kali Marengan Disulap Jadi Wisata Air

Gaya Hidup 19 Agustus 2014

Sumenep (beritajatim.com) – Sungai atau Kali Marengan di Kecamatan Kota Sumenep, bakal disulap menjadi tempat wisata air.

Kepala Kantor Kebersihan dan Pertamanan Sumenep, RB. Akhmad Wahid menuturkan, ‘launching’ rencana membuka wisata air tersebut telah dilakukan bersamaan dengan HUT Kemerdekaan RI ke 69. “Kami menggelar lomba panjat pinang, kemudian lomba dayung di Kali Marengan. Nantinya kegiatan itu berkelanjutan. Masyarakat bisa menikmati Kali Marengan sebagai tempat wisata,” katanya, Selasa (18/08/14).

Ia menjelaskan, di Kali Marengan nantinya masyarakat bisa menikmati naik perahu sambil mendayung sendiri. Selain itu, pihaknya juga akan mendatangkan sepeda air. “Bahkan untuk yang senang memancing, nantinya juga kami sediakan area khusus untuk memancing,” ujarnya.

Menurut Wahid, tidak sekedar wisata air. Di pinggir kali Marengan sekitar 200 meter, akan dibuatkan tempat duduk bagi pengunjung yang sekedar ingin bersantai, atau bagi mereka yang antri dayung maupun sepeda air. “Di pinggir Kali Marengan ini kan ada bunga milik Kantor Kebersihan dan Pertamanan. Nanti tiap 10 meter akan kami potong, dan 5 meter kami buatkan tempat duduk untuk para pengunjung,” tuturnya.

Ia menambahkan, pengelolaan wisata Kali Marengan nantinya akan dipercayakan pada Koperasi Dinas Pengairan. Ditargetkan pada Desember 2014, rencana tersebut sudah bisa direalisasikan. “Kami berharap dengan wisata Kali Marengan, nantinya bisa memecah keramaian Kota yang selama ini terpusat di satu titik yakni Taman Bunga. Selain itu, tentu saja dengan wisata air ini, diharapkan bisa memberikan sumbangan pada PAD (pendapatan asli daerah),” pungkas Wahid. [tem/but]

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

30 Merk Kosmetik Berbahaya

30 Januari 2016

Sambut Tahun Baru dengan Bermain Karawitan

1 Januari 2016

Perjalanan Jurnalis Surabaya ke Guangzhou: Menguatkan Hubungan Sister City

9 Desember 2014
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.