Malang (arsip.beritajatim.id/) – Biasanya malam pergantian tahun dihabiskan oleh para anak muda dengan datang ke berbagai tempat di sudut kota dengan segala aktifitas, seperti nongkrong di pinggir jalan. Tujuannya, sekadar menikmati indahnya malam yang ramai.
Lain halnya dengan karyawan PT Bak Truk Gunungmas Andikarya, Gondanglegi, Kabupaten Malang. Menjelang malam pergantian tahun, karyawan berlatih karawitan dengan alat musik tradisional, seperti saron, peking, bonang, kenong, gong, gendang, demong, dan alat lainnya untuk menghabiskan malam Tahun Baru.
“Kegiatan ini terbilang baru karena masih berlangsung selama kira-kira satu bulan, biasanya dimulai pukul 19.30 sampai 22.00,” kata Suyono, salah satu karyawan.
Tadi malam kegiatan yang dilakukan tiga kali dalam seminggu ini berlangsung sampai tengah malam. Kemudian disusul dan diakhiri dengan menyalakan kembang api di depan rumah pemilik perusahaan tersebut.
“Kegiatan ini akan terus dilakukan karena hal ini dapat mengembangkan kesenian budaya,” tutur Suyono.[air]