Surabaya (beritajatim.com) – Kota Surabaya kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2007, sebuah penghargaan bergengsi dalam bidang tertib lalu lintas dan angkutan kota. Penghargaan ini akan diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, dalam acara yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (21/2/2007).
Wakil Wali Kota Surabaya, Arief Afandi, dijadwalkan hadir untuk menerima penghargaan ini, didampingi perwakilan dari Polwiltabes Surabaya dan Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
Menurut Kabag Humas dan Protokol Kota Surabaya, Hari Tjahjono, penghargaan ini merupakan yang ke-17 kalinya bagi Kota Surabaya. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini harus terus dipertahankan.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa Surabaya konsisten dalam mewujudkan transportasi perkotaan yang tertib, aman, dan berkelanjutan,” ujar Hari Tjahjono di Balai Kota Surabaya.
Surabaya telah meraih penghargaan WTN sejak 1992 hingga 1995 sebanyak empat kali, lalu berlanjut pada 1996 hingga 1997 sebanyak dua kali, kemudian pada 2002 hingga 2006 sebanyak tiga kali, dan terakhir pada 2007 dengan pencapaian enam kali.
Namun, pada periode 1998 hingga 2001, Kota Surabaya tidak mengikuti ajang ini. Penghargaan Wahana Tata Nugraha diberikan kepada kota-kota yang berhasil menciptakan sistem transportasi perkotaan yang Selamat dan tertib, Lancar dan efisien, dan Handal serta berkelanjutan.
Ajang ini diselenggarakan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 13 Tahun 2006 tentang pedoman pelaksanaan lomba tertib lalu lintas dan angkutan kota.
Dengan penghargaan ini, Surabaya semakin diakui sebagai kota dengan sistem transportasi yang baik, sekaligus menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam menciptakan mobilitas yang aman dan nyaman bagi masyarakat. (ted)
