Surabaya (beritajatim.com) – Pro kontra menyikapi pencalonan artis seksi Julia Perez (Jupe) menjadi wakil bupati di Pacitan, hinggap juga ke telinga Gubernur Jatim Soekarwo. Pakde Karwo bahkan mengaku seringkali didatangi beberapa pengurus parpol yang mendukung dan menolak pencalonan Jupe.
Hanya saja, kepada pengurus parpol yang mendatanginya, Soekarwo menjelaskan dirinya sebagai gubernur tidak memiliki hak untuk melarang ataupun mendukung pendapat mereka. “Bukan kapasitas saya mengomentari ini (tentang pencalonan Jupe, red). Tetapi siapapun kan berhak maju. Ya siapapun, asal warga negara kan berhak,” katanya kepada wartawan di kantor gubernur, Jumat (9/4/2010).
Menurut dia, pihaknya mempersilakan siapapun warga negara Indonesia untuk mencalonkan diri sebagai bupati/wali kota dalam pilkada di 18 kabupaten/kota di Jatim.
Sementara itu, hingga saat ini, DPD Partai Hanura Jatim belum mendapatkan surat pengajuan tertulis dari DPC Hanura Pacitan soal rencana pencalonan Jupe menjadi wabup Pacitan. Hanya saja pihaknya sudah mendapat pemberitahuan secara lisan.
Sekretaris DPD Partai Hanura Jatim Sujatmiko mengatakan, dalam mekanisme penentuan calon bupati/walikota akan dilakukan oleh DPP Partai Hanura dengan mempertimbangkan masukan dari DPD Hanura Jatim.
Sedangkan DPC Hanura Pacitan hanya mengurusi formalitas pendaftaran calon untuk selanjutnya berkas pendaftaran dikirimkan ke DPD untuk dilakukan seleksi administrasi. Setelah itu, DPD Hanura Jatim baru mengirimkan berkas tersebut ke DPP untuk dilakukan seleksi akhir.
