Pacitan(beritajatim.com)– Wacana pelarangan pelaku zina untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah yang dilontarkan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi didukung oleh pondok pesantren
Pengasuh pondok Tremas Kec Arjosari Pacitan, KH Lukman Hakim mengatakan sangat menyetujui wacana yang digulirkan oleh Gamawan Fausi tersebut. Ia beralasan bahwa dalam sudut pandangan agama seorang pemimpin haruslah yang terpilih dan memiliki kelebihan dibanding yang lain.
“Seorang pemimpin harus bermoral baik dan dapat jadi panutan. Selain itu dalam Al Quran sudah dijelaskan untuk menghukum pelaku Zina dengan dirajam di muka umum,” ujarnya Minggu (18/04/2010).
Pengasuh yang akrab disapa Gus Lukman ini berharap agar wacana tersebut segera dimasukkan dalam peraturan atau undang undang, sehingga memiliki ketetapan hukum.Meski demikian,ia tetap menyerahkan penilaian dan pilihan pada masyarakat sendiri.
Karena ia beranggapan setiap warga negara memiliki hak untuk dipilih dan ikut memilih. Termasuk rencana Julia Perez yang ingin maju sebagai bakal calon bupati/wakil bupati Pacitan pada Pilkada nanti.
“Sekarang terganbtung dari masyarakat untuk pintar pintar memilih siap pemimpinnya,” tandasnya (ted)
