Malang (beritajatim.com) – Pelatih Persiwa Wamena Zaenal Abidin mengaku para pemainnya kurang lepas saat menghadapi South China Hongkong dalam laga lanjutan AFC Cup 2010 di Stadion Gajayan Malang, Rabu (7/4/2010).
Menurutnya, hal itulah yang mengakibatkan dua gol bersarang di gawang Persiwa yang terjadi pada babak pertama. Selain itu, kurangnya konsentrasi pemain juga mengakibatkan pemain lengah terutama sesaat setelah bola bergulir baik tendangan pojok maupun tendangan bebas.
Terbukti dua gol South China tercipta di babak pertama setelah permainan baru dimulai, kata Zaenal Abidin, Pelatih Persiwa Wamena saat memberikan keterangan pers usai pertandingan, Rabu (7/4/2010).
Dengan kekalahan ini, peluang Persiwa Wamena untuk bertahan di kompetisi sudah tidak ada, namun Zaenal berjanji akan bermain optimal agar para pemainnya memiliki pengalaman bertanding di tingkat internasional.
Pelatih South China Kim Pan Gon tak mempersoalkan permainan timnya yang cenderung monoton, baginya yang terpenting adalah memperoleh kemenangan sehingga poin penuh bisa diperoleh. Di babak pertama sudah unggul dua gol, sehingga di babak kedua tidak perlu menambah gol lagi, katanya.
Ia pun hanya menurunkan dua strikernya dan menyimpan beberapa penyerang karena yakin timnya bisa memperoleh poin saat menghadapi Persiwa Wamena.
