Bojonegoro (beritajatim.com) – Setelah sempat ramai masalah Konferensi Cabang (Konfercab) diam-diam beberapa waktu lalu, akhirnya Konfercab II Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bojonegoro kembali dilaksanakan.
Namun, kali ini kegiatan dilakukan atas sepengetahuan PC Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro dan beberapa elemen lainnya. Data yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, Minggu (2/1/2011) menyebutkan, jika pelaksanaan Konfercab dilakukan di depan kampus STAI Sunan Giri Bojonegoro dan dihadiri oleh banyak simpatisan.
Khususnya 25 pengurus PAC dari 27 yang terbentuk se Kabupaten Bojonegoro. Dua PAC yang tidak hadir ditengarai dari PAC Kota Bojonegoro dan Kecamatan Dander. Perwakilan Ketua dan Sekretaris masing-masing PAC se Kabupaten Bojonegoro, pengurus cabang GP Ansor Bojonegoro, dan beberapa undangan lainnya.
Sekretaris Pelaksana Konfercab, Ahmad Taufiq menjelaskan, jika sejauh ini undangan disebar kepada hampir semua pihak, termasuk PCNU Bojonegoro, PW NU Jatim dan PW GP Ansor Jatim.
“Tetapi dari PW Ansor tidak datang, sehingga acara dibuka langsung oleh perwakilan dari PWNU Jatim, Sholeh Hidayat dan Rubaidi. Semuanya sudah sesuai mekanisme yang ada dan tidak salah seperti Konfercab sebelumnya,” jelasnya.
Pria asal Kecamatan Kalitidu dan sekarang ini tinggal di desa terpencil di Kecamatan Balen tersebut menegaskan, jika sebelum menggelar Konfercab, terlebih dahulu pihaknya telah mempersiapkan
dengan Konferensi Anak Cabang (Konferancab).
“Sekarang ini sudah memasuki tahapan komisi-komisi dan setelah itu akan ke pemilihan ketua,” jelasnya.
Pantauan di lapangan menerangkan, jika pelaksanaan Konfercab kali ini lebih terbuka dibandingkan dengan beberapa waktu lalu yang terkesan diam-diam. Sebab, tempat pelaksanaannya sempat berpindah-pindah tempat dan tidak disatu lokasi. Mulai dari Hotel Pazia, Toyoaji Kecamatan Kapas dan di Kecamatan Dander. [dul/ted]
