Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Olahraga»Kasus Pemain Tidak Sah Akhirnya Diputihkan
Default image

Kasus Pemain Tidak Sah Akhirnya Diputihkan

Olahraga 7 April 2010

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Umum PSSI Surabaya, Saleh Ismail Mukadar akhirnya mengambil keputusan mengenai pemain tidak sah Suryanaga yang diadukan, Assyabaab. Saleh memilih melakukan pemutihan terhadap kasus pemain tidak sah itu.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Komisi Disiplin (Komdis), separuh dari seluruh klub internal menggunakan pemain tidak sah. Beberapa klub yang melakukan pelanggaran, seperti Suryanaga empat pemain, IM tiga pemain. PS Mahasiswa, Vila Royal Anak Bangsa, Haggana masing-maisng dua pemain. Lalu, SFC, HBS , Reedo, Sakti, Putra Mars dan Maesa masing-masing satu pemain.

“Bukan hanya klub, Pengcab juga bersalah karena administrasi yang tak bagus. Oleh karenanya saya memutuskan untuk melakukan pemutihan kepada seluruh pelanggaran yang terjadi,” ucap Saleh saat ditemui di Mess Persebaya, Rabu (7/4/2010).

Imbas dari pemutihan ini, Suryanaga pun ditetapkan sebagai juara Divisi Utama kompetisi internal PSSI Surabaya. Runner upnya adalah Assyabaab dan Untag Rosita sebagai juara ketiga. Untuk kelas satu, Mahasiswa keluar sebagai juara disusul Fatahillah, PSAD. Sedang kelas dua, Putra Surabaya menjadi yang terbaik diikuti Bintang Timur dan Fajar.

Ia berharap, musim depan tidak ada lagi kasus serupa. Untuk itu ia berjanji akan melakukan perbaikan sistem, termasuk sistem administrasi pemain serta bagian alih status dan keanggotaan pemain.

“Semua ada plus minusnya, berkali-kali rapat. Keputusan ini pasti tidak bisa. Saya sendiri tidak puas dengan keputusan ini. Seharusnya kalau salah ya dihukum,” sambung Saleh.

Nantinya, keputusan pemutihan ini akan disebarkan ke seluruh tim. Ia sekali lagi berharap klub-klub legawa dengan keputusan ini.

“Saya sebagai ketua juga salah, untuk itu saya minta maaf kepada klub yang berkenan. Saya janji, untuk tahun depan tiada ampun bagi pelanggar,” tutupnya.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Kecewa, Putus Asa, Hingga Kapok Main Bola Lagi

16 November 2025

Persebaya Surabaya: Sejarah Panjang, Dualisme, hingga Kembali Berjaya di Liga 1

17 Agustus 2025

Kecewa, Putus Asa, Hingga Kapok Main Bola Lagi

16 Juni 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.