Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Olahraga»Bonek Pecahi Kaca Mobil Plat B dan Kaca Kereta Api
Default image

Bonek Pecahi Kaca Mobil Plat B dan Kaca Kereta Api

Olahraga 11 April 2010

Surabaya (beritajatim.com) – Kemenangan Persebaya Surabaya 2-1 atas Pelita Jaya Karawang disambut gembira pendukungnya, Bonek Mania. Namun kemenangan Persebaya ini diwarnai insiden akibat kebrutalan Bonek.

Setidaknya ada dua insiden yang terjadi sesaat dan sesudah pertandingan. Peristiwa pertama terjadi di Jalan Menganti, Wiyung, Surabaya. Saat itu rombongan Bonek memecah kaca mobil plat B (Jakarta).

Beruntung pengemudi mobil nopol B 15 BM yang diketahui bernama Subarkah (45) warga Wiyung ini tak mengalami luka. Tapi akibat peristiwa ini, istri dan anak korban mengalami shock.

“Memang akibat kejadian tersebut tak mengakibatkan korban. Hanya kaca depan mobil yang pecah. Tapi istri dan anak korban mengalami trauma,” ujar Kapolsek Wiyung AKP Bambang Tri Purwanto, Minggu (11/4/2010).

Bambang menuturkan kejadian tersebut berawal ketika Subarkah dan istri serta anaknya berniat pulang ke rumahnya.

“Korban melintas di depan Perumahan Royal Residence. Saat bersamaan, melintas rombongan Bonek dari Lakarsantri,” ujar Bambang.

Nah tepat di depan Royal, mobil korban menyerempet motor Yamaha Mio L 6929 VR yang dikendarai Angga Iswara Mardian Putra. Akibatnya Angga mengalami luka dan motornya ringsek.

“Karena ketakutan, korban berusaha menyelamatkan istri dan anaknya dengan masuk ke Perumahan Royal. Tapi di depan Blok B sudah menunggu puluhan Bonek yang langsung melempar kaca depan mobil dengan paving,” terang Bambang.

Lemparan paving ini membuat kaca depan mobil jenis Honda Civic ini pecah. Kejadian ini diketahui security dan polisi yang standy by di sekitar perumahan Royal. Seorang Bonek diamankan ke Polsek Wiyung.

“Yang kita amankan Korlapnya untuk kita mintai keterangannya. Sementara korbannya belum melapor kerena masih mengantar istri dan anaknya yang shock,” kata Bambang.

Bambang menyesalkan adanya peristiwa ini. “Yang mereka lihat itu nopol mobilnya yang berplat B. Padahal orangnya belum tentu orang Jakarta. Mereka juga tak melihat ada istri dan anak korban,” tutur Bambang.

Sementara itu, insiden kedua terjadi di stasiun Krian dan Mojokerto. Ratusan Bonek yang menumpang KRD jurusan Kertosono-Surabaya mengamuk. Mereka melempari KA tujuan Jakarta dan Jawa Tengah.

Sasarannya adalah KA Gaya Baru Malam Utara tujuan Jakarta Pasar Senen dan KA Sri Tanjung jurusan Surabaya-Jogjakarta. Akibat peristiwa tersebut, 2 kaca KA Sri Tanjung dan 3 kaca KA Gaya Baru Malam, pecah.

“Memang benar, kaca KA Sri Tanjung dan KA Gaya Baru Malam pecah akibat lemparan batu Bonek,” ujar Plh Humas PT KAI Daops VIII Herry Winarno.

Herry mengungkapkan peristiwa pelemparan batu oleh Bonek terjadi di stasiun Krian dan Mojokerto. “Selain kaca kereta pecah, pos perlintasan di Sepanjang juga dilempari Bonek,” katanya.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Kecewa, Putus Asa, Hingga Kapok Main Bola Lagi

16 November 2025

Persebaya Surabaya: Sejarah Panjang, Dualisme, hingga Kembali Berjaya di Liga 1

17 Agustus 2025

Kecewa, Putus Asa, Hingga Kapok Main Bola Lagi

16 Juni 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.