Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Politik Pemerintahan»Asal Netral, Mendiknas Tak Masalahkan Cawali Tebar Pesona di Kampus
Default image

Asal Netral, Mendiknas Tak Masalahkan Cawali Tebar Pesona di Kampus

Politik Pemerintahan 10 April 2010

Surabaya (Beritajatim.com) – Menjelang Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya 2010, beberapa calon walikota maupun wakilnya kerap keluar masuk kampus. Meski bukan sosialisasi dan kampanye, namun bisa dinilai tebar pesona kepada lingkungan kampus dan mencoba merebut hati untuk mendapatkan simpati.

Menanggapinya, Menteri Pendidikan Nasional RI, Muhammad Nuh mengaku tak mempermasalahkan tebar pesonanya cawali ke kampus-kampus.

”Nggak apa-apa mereka (cawali) masuk kampus. Asalkan pihak kampus mempersilahkan dan memperkenankan ya nggak apa-apa,” ujarnya ketika ditemui di sela-sela kunjungannya di Surabaya, Sabtu (10/4/2010).

Hanya saja, mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya itu meminta agar pihak perguruan tinggi tetap menjaga netralitasnya dalam Pilwali yang digelar 2 Juni mendatang tersebut.

Kata Nuh, tetap tidak dibenarkan jika warga kampus melakukan aksi dukung-mendukung terhadap salah satu cawali. ”Pokoknya, yang penting netralitas kampus harus dijaga,” tegas mantan Menteri Komunikasi dan Informasi periode lalu itu.

Sedangkan, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Suwanto menegaskan agar pihak kampus tidak bermain-main dalam menghadapi Pilwali yang semakin dekat. Pihaknya juga sudah mengetahui dari beberapa media tentang adanya cawali-cawali yang masuk ke kampus.

”Yang jelas kampus itu netral, tidak berpihak sana-sini. Perguruan tinggi, sekolah dan semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) semuanya netral,” paparnya. ”Di kampus juga tidak boleh ada kampanye atau gambar cawali satupun,” tambah mantan Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Pemprov Jatim itu.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Dana APBD Tak Bisa untuk Klub Sepak Bola Profesional

16 November 2025

BPCB Jatim Pastikan Temuan Struktur Bangunan Batu Bata Kuno Merupakan Bekas Gapura Kerajaan Majapahi

16 November 2025

Jalan Tol Moker Seksi 3 Rampung Bisa Urai Kemacetan By Pass Mojokerto

16 November 2025
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.