Surabaya (beritajatim.com) – Menyikapi kasus pelaporan dugaan money politics dengan tersebarnya amplop berisi uang Rp 10 ribu disertai kartu nama putra Presiden SBY, Edhie Baskoro alias Ibas, menurut Arif Affandi, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Bidang Infokom, bisa dilakukan siapa saja.
“Semua orang bisa melakukan. Kartu nama gampang dibikin. Rasanya tidak masuk akal kalau hal itu dilakukan EBY. Model seperti ini gampang dilakukan untuk menjatuhkan seseorang,” kata Arif Affandi dalam komentarnya di facebook beritajatim.com, Selasa (7/4/2009).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemilu-2009″]
Arif yang juga Wakil Walikota Surabaya itu juga mencontohkan bila tanpa sepengetahuannya, ada orang yang memasang baliho dengan ada gambarnya dengan salah satu calon anggota DPD di Tambaksari, Surabaya.
“Setelah ditelusuri, ternyata yang menyuruh memasang adalah orang yang sejak dulu berusaha menjatuhkan nama saya. Jadi, modusnya sama dengan EBY di Ponorogo. Naudzubillah,” katanya. [kun]
