Surabaya (beritajatim.com) – Penyiar sekaligus suporter legendaris Persebaya, Supangkat, tutup usia Rabu (04/11/2015) dini hari di Rumah Sakit Dr Soetomo Surabaya.
Pria berusia 65 tahun ini menghembuskan nafas terakirnya karena menderita sakit kanker paru-paru.
Bukan hanya keluarga yang merasa kehilangan, Cholid Goromah, salah satu petinggi Persebaya pun turut berduka.
Diceritakannya, awal Oktober lalu dirinya sempat menghubunginya mengucapkan selamat atas pengesahan akta nama Persebaya Surabaya.
“Saya sempat ditelpon beliau ketika dirawat di rumah sakit. Beliau mengucapkan selamat atas pemberian hak paten kepada Persebaya Surabaya,” ujar Chalid Goromah.
Bukan hanya mantan pemain Persebaya era 90 an yang tampak hadir di pemakaman sang legendaris Bonek dan penyiar ini.
Terliat beberapa petinggi Persebaya lainnya seperti Muhammad Farid, dan Bonek pun untuk mengantar MC legendaris Stadion Gelora 10 Nopember itu ke tempat peristirahatan terakhirnya di kawasan jalan Teratai, Surabaya.
Maklum, meski hanya sebagai MC dalam setiap pertandingan, namun Supangat sudah dianggap sebagai satu keluarga di Persebaya. Selamat Jalan, Pak Pangat. Kita akan selalu ingat nada khas imbauanmu selama di dalam stadion. “Ayo rek. Arek etan, arek kidul, ojok sawat-sawat…”. (way/kun)
