Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Ekbis»April 2016, Pabrik Semen Rembang Uji Coba Produksi

April 2016, Pabrik Semen Rembang Uji Coba Produksi

Ekbis 13 Januari 2016

Rembang (arsip.beritajatim.id/) – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, holding PT Semen Gresik (Persero) memastikan pada bulan April 2016 mendatang akan memulai produksi uji coba pertama proses produksi pabrik semen milik korporasi ini di Kabupaten Rembang, Jateng.

Dan pada akhir 2016 mendatang akan segera melakukan produksi semen secara penuh dengan kapasitas 3 juta ton per tahun. Meskipun saat ini pembangunan agak melambat karena faktor cuaca, musim hujan, namun manajemen memastikan akan menuntaskan pembangunan tepat waktu.

“Saat ini harusnya pengerjaan pabrik ini sudah sekitar 81,65 persen. Tapi karena hujan terus, jadinya baru 81,26 persen. Dan pekan ini adalah pekan ke-99 pengerjaan proyek ini,” ungkap Kepala Permesinan dan Konstruksi PT Semen Indonesia, Heru Indra Widjajanto, Rabu (13/1/2016).

Namun ketika ditanya pabrik seluas 57 hektar dan luasan penambangan batu kapur 525 hektar ini apakah terhambat karena adanya sebagian warga yang masih keberatan? Heru mengaku selama ini hal tersebut tak sampai menghambat pengerjaan proyek mereka.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Sigit Wahono, Kepala Biro Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia. Dia mengatakan, produksi pabrik Rembang nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan wilayah Jawa Tengah hingga Solo.

Selama ini kebutuhan semen untuk wilayah itu dipasok dari produksi pabrik semen di Tuban milik PT Semen Gresik. Produksi semen dari pabrik Tuban akan dikonsentrasikan untuk wilayah lainnya. Bahkan target ekspor jika pasar dalam negeri sudah tercukupi.

“Kami sadar persaingan dalam negeri saja sudah sangat ketat saat ini. Apalagi sejumlah perusahaan swasta pun mulai menaikkan kapasitasnya. Jadi yang paling memungkinkan adalah ekspor,” tandas Sigit.[air/rea]

Semen gresik Semen Indonesia
Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Sambut 2015, Pelindo III Buat Unit Usaha Baru

31 Desember 2014

2015, Semen Indonesia Jaga Market Share di Angka 44 Persen

31 Desember 2014

Kadin Sayangkan Penghentian Eksplorasi Migas di Pamekasan

12 April 2010
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.