Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Politik Pemerintahan»Serikat Pekerja se-Surabaya Dukung Fu-Yu
Default image

Serikat Pekerja se-Surabaya Dukung Fu-Yu

Politik Pemerintahan 11 April 2010

Surabaya (beritajatim.com) – Serikat pekerja dan buruh se-Kota Surabaya melakukan deklarasi dan kontrak politik untuk mendukung pasangan Fandi Utomo-Yulius Bustami (Fu-Yu) dalam pilwali Surabaya. Acara dukungan yang diberikan 28 perwakilan elemen buruh ini digelar di Taman Remaja Surabaya (TRS), Minggu (11/4/2010).

Mereka ini di antaranya adalah DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI), Sarbumusi, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Serikat Buruh Kerakyatan (SBK) dan Serikat Pekerja Tingkat Perusahaan (SPTP) Kota Surabaya.

Tokoh pekerja Ismail Syarif kepada wartawan mengatakan, dukungan ini diberikan kepada Fu-Yu karena dianggap sebagai pasangan calon walikota dan wakil walikota yang bisa memperjuangkan perekonomian dan perlindungan bagi pekerja.

“Kita nggak butuh calon walikota yang hanya bisa buat taman dan infrastruktur saja. Tapi, calon yang bisa membuka lapangan pekerjaan dan menarik investasi masuk ke Surabaya,” tuturnya.

Kontrak politik yang diteken Fandi Utomo bersama 4 perwakilan serikat pekerja adalah menciptakan lapangan kerja dan upah layak, melindungi pekerja, membina dan membiayai operasional organisasi serikat pekerja/buruh, mencabut sistem kerja outsouching dan membantu perusahaan yang terpuruk agar sehat.

Fandi Utomo menjelaskan, 20 persen masyarakat Surabaya berada di sektor pekerja dan berkontribusi 30 persen terhadap PDRB Surabaya.

“Jika ada calon walikota tidak memperjuangkan pekerja, berarti dia mengingkari janji pada warga Surabaya. Tapi, saya harap kontrak politik tidak jadi catatan di atas kertas saja, melainkan bisa dilaksanakan,” tegasnya.

Menurut Fandi, jika pekerja sejahtera dipastikan keluarganya di rumah juga akan sejahtera dan perekonomian bisa baik. “Surabaya itu untuk semua, juga untuk nasib pekerja. Saya ingin menekan laju pengangguran hingga menjadi 1-2 persen selama menjabat pada tahun kelima,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Dana APBD Tak Bisa untuk Klub Sepak Bola Profesional

16 November 2025

BPCB Jatim Pastikan Temuan Struktur Bangunan Batu Bata Kuno Merupakan Bekas Gapura Kerajaan Majapahi

16 November 2025

Jalan Tol Moker Seksi 3 Rampung Bisa Urai Kemacetan By Pass Mojokerto

16 November 2025
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.