Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Politik Pemerintahan»Panwas Temukan Nama DPS Tak Jelas Statusnya
Default image

Panwas Temukan Nama DPS Tak Jelas Statusnya

Politik Pemerintahan 10 April 2010

Surabaya (beritajatim.com) – Panitia Pengawas (Panwas) Pilwali Surabaya menemukan beberapa nama daftar pemilih yang diduga sudah meninggal atau sudah pindah tempat tinggal tetap terdaftar dalam data pemilih.

Ini ditemukan saat Panitia Pemungut Suara (PPS) dan Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) ditingkat kelurahan dan kecamatan melakan proses verifikasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebelum menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Suparno, anggota Panwas Pilwali Surabaya mengatakan, sejauh ini pihaknya menemukan beberapa nama warga yang sudah meninggal dan pindah masih terdaftar dalam data pemilih di kecamatan. Diantaranya di Kecamatan Jambangan, Sambikerep dan Wonocolo.

“Pemutakhiran data pemilih harus diawasi ketat, sebab ini masalah paling rawan dan memicu konflik,” ujarnya, Sabtu (10/4/2010).

Di Kecamatan Jambangan, ditemukan sekitar 10 nama yang tidak jelas statusnya. Di Kecamatan Sambikerep, Panwas menemukan nama warga yang termasuk anggota TNI dan tidak mempunyai hak pilih, namun masih tercatat.

“Kami minta nama-nama tersebut untuk dicoret sebelum data ditetapkan menjadi DPT,” tukas Suparno.

Sedangkan di Kecamatan Wonocolo, lanjut dia, Panwas menemukan 6 nama warga yang keberadaanya sudah tidak jelas.

DPT sendiri akan ditetapkan pada 16 April nanti. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surbaya Divisi Teknis Penyelenggara, Edward Dewaruci mengatakan, proses pemutakhiran data yang dilakukan PPS dan PPK ditingkat kelurahan dan kecamatan akan disetor ke KPU untuk dilakukan verifikasi lagi.

“Sudah ada 20 kecamatan yang menyetor data ke KPU. Data tersebut masih berupa daftar pemilih sementara (DPS) dan masih kami verifikasi lagi,” terangnya.

Ia juga menjelaskan, berdasarkan data yang sudah masuk jumlah pemilih di Surabaya mencapai 2.237.465 jiwa. Namun, jumlah tersebut belum pasti, sebab masih akan ada lagi verifikasi untuk pemutakhiran menjadi DPT. Kata Edward, jumlah tersebut belum final dan bisa saja bertambah ataupun berkurang.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Dana APBD Tak Bisa untuk Klub Sepak Bola Profesional

16 November 2025

BPCB Jatim Pastikan Temuan Struktur Bangunan Batu Bata Kuno Merupakan Bekas Gapura Kerajaan Majapahi

16 November 2025

Jalan Tol Moker Seksi 3 Rampung Bisa Urai Kemacetan By Pass Mojokerto

16 November 2025
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.