Ngawi (beritajatim.com) – Munculnya tim “Siluman” yang mengatas namankan tim sukses Ratieh Sanggarwati-Koirul Anam, segera ditindak lanjuti oleh Panwaslu Kada sebagai lembaga yang memiliki wewenang terkait palanggaran pelanggaran Pemilu.
Ketua Panwaslu Kada Kab Ngawi Sugiharto mengatakan bahwa memang benar pihaknya telah menerima laporan secara lisan dari Ratieh Sanggarwati. Dalam loporanya kepada pihak panwaslu kada Ratieh mengaku telah difinah oleh lawan politiknya dengam menyebarkan tim “siluman” yang membagi bagikan uang pada masyarakat.
“Laporan tersebut sedang kami proses dan cermati dan jika terbukti maka kasus ini akankami tangani,” ujar Sugiharto Jumat (09/04/2010).
Ia menjelaskan bahwa dalam penangan kasus ini pihak Panwas mengaku kesulitan dalam mencari bukti dan serta saksi saksi. Pasalnya lanjut pria dengan kacamata ini untuk kegiatan seperti ini pasti dilakukan dengan sembunyi sembunyi.
“Kita kesulitan dalam mencari bukti dan saksi oleh karena itu kami meminta pada tim Ratieh untuk ikut membatu mencari hukti dan saksi saksi,” terangnya.
Sebagai mana diberitakan sebelumnya Ratieh Sanggarwati berang dengan munculnya tim “Siluman” yang mengatas namakan dirinya, dalam membagi bagi bagikan uang tersebut. Mantan model terkenal yang juga merupakan putra daerah Ngawi ini merasa terpojok dengan munculnya tim tersebut pasalnya Ia mengaku tidak pernah membagi bagikan uang.
Ratieh Sangggarwati maju sebagai calon bupati Ngawi dengan didampingi Koirul Anam. Kedua pasangan ini disusaung oleh parati Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berdasarkan hasil pengundian nomor urut Komisi Pemilihan Umum (KPU) kemarin keduanya mengunakan nomor urut 5.
