Surabaya (beritajatim.com) – Tidak ingin kecolongan dalam pilwali Surabaya 2010. Pasangan Bagio Fandi Sutadi-Mazlan Mansur (Dimaz), setiap minggu terus melakukan evaluasi tim pemenangan suara yang terdiri dari para relawan warga surat ijo.
“Setiap minggu kami terus melakukan evaluasi agar saat pelaksanaan pilwali 2010 bisa bekerja mengawal surat suara,” kata Sutadi saat dihubungi beritajatim.com, Kamis (8/4/2010).
Melalui evaluasi ini lanjut Sutadi, pengetahuan tim relawannya bisa bertambah khususnya dalam mengantisipasi menyusutnya suara di tiap TPS. Pasalnya, di tiap TPS pihaknya akan menempatkan 2 orang yang terdiri 1 orang relawan 1 orang saksi.
“Adanya tim relawan ini saya optimistis suara pasangan Dimaz tidak menyusut asal berjalan fair,” ujarnya.
Mengenai anggaran untuk tiap relawan dan saksi saat menjelang pemungutan suara. Diakui Sutadi, hal itu menjadi rahasia perusahaan dan tidak ingin persoalan itu dibesar-besarkan. “Persoalan anggaran untuk tim relawan sudah ditangani tim kami dan selama ini tidak kendala,” tuturnya.
Sebelumnya, pasangan Cawali Bagio Fandi Sutadi dan Cawawali Mazlan Mansur telah merekrut sedikitnya ribuan orang untuk menjadi tim relawan dan saksi di Pilwali Surabaya 2010.
Hingga saat ini, relawan yang telah direkrut oleh pasangan Dimaz mencapai 4900 orang. Sedangkan targetnya, pasangan yang menempati urutan pertama ini berharap bisa menggaet 12 ribu orang yang nantinya akan ditugasi menjadi relawan pemenangan suara Dimaz dan saksi di 31 Kecamatan.
