Sampang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Sampang mengusulkan nama jembatan Suramadu (Surabaya-Madura) menjadi Jembatan Mohammad Noer. Hal itu ditegaskan, Wakil Bupati Sampang, Fannan Hasib, usai acara pemakaman mantan Gubernur Jawa Timur periode 1967-1976 di Sumur Kompa, Jalan Merapi.
“Kami tetap mendukung nama Alm. M Noer menjadi pengganti nama jembatan Suramadu,” katanya, Sabtu (17/4/2010).
Pernyataan tersebut, seakan menguatkan keinginan masyarakat Madura agar M Noer bisa terus dikenang. Sebab, sebelumnya, Kabupaten Bangkalan juga punya niat yang sama untuk selalu mengingat M Noer yang notabane merupakan sosok penggagas jembatan Suramadu itu sendiri.
Dikatakan, pria yang lahir di Dusun Beler Desa Rong Tengah, Sampang ini merupakan seorang tokoh yang tidak bisa dipisahkan dengan Jatim dan Madura.
Diakuinya, merupakan kebanggaan jika seorang M Noer mempunyai ide besar yang semula hanya dianggap biasa. Namun, karena perjuangannya dari satu gubernur ke gubernur lainnya, akhirnya pembangunan jembatan Suramadu terwujud.
“Sangat wajar, jika penghargaan itu diberikan pada sosok Noer,” pungkasnya.[san/ted]
