Jember (beritajatim.com) – Aksi massa yang siang tadi mendatangi gedung DPRD Jember dan Pemkab Jember terkait dukungan terhadap pembukaan tambang di kecamatan Silo, ternyata langsung diakomodir oleh Pemkab Jember dan DPRD.
Tuntutan sekitar 500 lebih massa dari desa Pace kecamatan Silo tersebut langsung dijawab oleh sejumlah anggota DPRD dan pejabat Pemkab Jember. Saat aksi dilakukan di depan gedung rakyat, para demonstran langsung ditemui 5 anggota komisi D.
“Kami sudah rekomendasikan kepada Pemkab Jember untuk melakukan penelitian dan pendatraan potensi tambang di Jember, sehingga bakal diketahui dimana saja ada potensi tambang dan harus dikelola oleh siapa,” jelas Ketua Komisi D, Anang Murwanto didepan pengunjuk rasa, Kamis (8/4).
Sehingga rakyat harus bersabar menunggu rekomendasi dewan dijalankan oleh Pemkab terlebih dahulu. Sementara itu sejumlah pejabat Pemkab Jember yang menemui perwakilan pengunjuk rasa di kantor Asisten II, menegaskan bahwa aspirasi warga tersebut bakal disampaikan kepada Bupati Jember secara langsung.
“ASpirasi ini jika memang mendukung rakyat maka, kami bakal akomodir dan sampaikan kepada Bapak Bupati, karena beliau tidak ada ditempat,” jelas Asisten II Pemkab Jember, Slamet Urip Santoso.
Urip bersama Kepala Bakesbang Linmas, H Edy Budi Susilo dan Kasatpol PP, Sunyoto menegaskan bahwa aspirasi rakyat Pace bakal diakomodir dan diharapkan bisa dilaksanakan dengan baik.
