Jember (beritajatim.com) – Sekitar 500 lebih massa dari desa Pace, kecamatan Silo Jember mendatangi gedung DPRD Jember dan Pemkab Jember menuntut agar tambang tetap dibuka untuk rakyat.
“Kami mendesak sekarang juga tambang untuk rakyat dibuka dan diresmikan, karena rakyat sudah merasakan manfaatnya selama ini,” tegas Ahmad Jupri, korlap aksi saat orasi di depan gedung DPRD Jember, Kamis (8/4).
Massa bakal menghadapi siapa saja yang menghalangi penutupan tambang. Karena tambang selama ini sudah terbukti mampu memberi tambahan pendapatan bagi mereka.
Selain itu, korlap aksi juga membantah kalau tambang selama ini merusak lingkungan mereka. “siapa bilang tambang merusak lingkungan, kami tegaskan justru tambang bermanfaat bagi kami, karena kami mampu menghidupi keluarga kami,” imbuhnya.
Tambang menurut mereka harus dimiliki rakyat. Jangan dijual ke orang luar, karena rakyat Pace minta seratus persen dikeola oleh rakyat.
