Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Politik Pemerintahan»Pilbup Mojokerto, Mantan Sopir Ini Bantah Jadi Boneka
Default image

Pilbup Mojokerto, Mantan Sopir Ini Bantah Jadi Boneka

Politik Pemerintahan 28 Juli 2015

Mojokerto (beritajatim.com) – Meski tidak berangkat dari partai politik (parpol), pasangan independen, Misnan – Rahma Sofianah (Misof) menargetkan perolehan suara melebihi incumbent. Misof optimis bisa meraup suara sebanyak 65 persen di Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto, 9 Desember mendatang.

“Awalnya, saya ingin mendaftar dari PKB tapi karena PKB tidak ada pendaftaran sehingga saya pilih mendaftar dari jalur independen. Saya siap memenuhi kekurangan dukungan dan memperoleh suara lebih dari incumbent yakni 65 persen,” ungkapnya usai mendaftar, Selasa (28/07/2015).

Masih kata pengurus PAC PKB Kecamatan Trawas ini, kantong mendukung sesuai perekrutan KTP yakni di daerah pemilihan (dapil) 3 dan 4. Misnan menepis, ia mendaftar sebagai boneka oleh incumbent di pilbup mendatang karena ia mengaku serius mendaftar sebagai cabup-cawabup Mojokerto periode 2015-2020.

“Saya tidak merasa dijadikan boneka, saya serius, kita sama-sama manusia pasti bisa. Jika saya terpilih menjadi bupati-wakil bupati Mojokerto, saya akan memakmuran Mojokerto lebih baik lagi. Jika yang kemarin sudah baik, maka saya akan menyempurnakan lagi,” katanya.

Misnan mengaku dekat dengan semua sehingga ia optimis dan tidak akan mundur dari bursa cabup-cawabup Mojokerto. Menurutnya, ia sudah melaporkan harta kekayaannya ke KPK yakni sebesar Rp872 juta dan Rahma Sofianah sebesar Rp650 juta. Sekadar diketahui, Misnan merupakan warga Desa Sugeng, Kecamatan Trawas.

Ia pernah menjadi sopir pribadi dari ayah incumbent, H Jakfaril. Sehingga munculnya pasangan ini, disinyalir sudah disiapkan oleh incumbent untuk menghindari calon tunggal. Pasalnya, rifal politiknya yang juga Wakil Bupati, Choirun Nisa diprediksi tidak bisa mendaftar karena partainya yakni Nasdem menurunkan rekomnya untuk incumbent. [tin/but]

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Dana APBD Tak Bisa untuk Klub Sepak Bola Profesional

16 November 2025

BPCB Jatim Pastikan Temuan Struktur Bangunan Batu Bata Kuno Merupakan Bekas Gapura Kerajaan Majapahi

16 November 2025

Jalan Tol Moker Seksi 3 Rampung Bisa Urai Kemacetan By Pass Mojokerto

16 November 2025
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.