Malang (beritajatim.com) – Belum turunya rekom yang diberikan pada empat Bakal Calon Wakil Bupati Malang (Bacawabup) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang, membuat gusar hati 4 bacawabup. Meski mereka berjanji akan menerima apapun keputusan DPP PKB terkait rekomendasi, harap-harap cemas dan deg-degan, kini sedang menghinggapi hati para bacawabup tersebut. Tak hanya para calon yang merasa gusar, belum adanya kejelasan siapakah peraih rekom, membuat beberapa PAC kerap melakukan pertemuan.
Bahkan, terkesan sudah tak sabar menanti turunya rekom, beberapa waktu lalu lebih dari 20 PAC mendeklarasikan diri dan sepakat untuk bersatu. Bersatu dan saling merapatkan barisan, Mereka mendukung keputusan DPP PKB dan berjanji tidak akan melakukan poiltik pecah belah. Menanggapi belum juga turunya rekom, salah satu Bacawabup yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang, Abdurrahman menilai, jika semuanya adalah hak sepenuhnya dari DPP PKB.
“Apapun keputusannya, kami siap dan patuh pada DPP. Bagaimanapun juga, PKB harus besar dan maju. Tanpa kebersamaan, mustahil suara PKB bisa seperti saat ini. Yang jelas, kami sangat menghargai dan menghormati pilihan DPP,” ucap Abdurrahman, Rabu (07/04/10).
Lelaki yang akrab disapa Abah Dur itu juga menambahkan, saat ini, focus dirinya hanyalah tetap memberikan manfaat dan menjalankan amanah partai. Meski ada sedikit rasa gusar dan cemas disela-sela menunggu hasil rekom, hal itu dirasa manusiawi dan bukanlah sesuatu yang berlebihan.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Timur Imam Nahrowi mengatakan, bagi empat calon yang mendaftarkan diri harus menyiapkan mental dan menerima apapun keputusan DPP PKB terkait rekomendasi. Rekom itu nantinya harus dihormati sebagai bentuk keputusan DPP yang bersifat final.
“Siapapun yang dipilih dan mendapat rekom, berarti itu telah melalui proses dinamika politik yang panjang. Dan keputusan DPP sendiri tidak mungkin tanpa alasan. Pastinya, semua sudah mengacu pada survei yang dilakukan oleh partai dan harus ditaati oleh semua kader dan pengurus,” ucap Imam Nahrowi, saat mendampingi Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Helmi Faisal.
Dilain Sisi, Helmi Faisal yang juga menjadi pengurus DPP PKB Pusat menyatakan, sampai saat ini DPP belum memutuskan nama dari empat calon yang mendaftarkan diri. “Sampai kini, belum ada nama yang dipilih DPP. Tapi pada saatnya nanti, kita pasti akan menentukan siapakah yang mendapat rekom dan diusung oleh DPP untuk Pilkada Bupati Malang,” terang Helmi dihadapan para pengurus DPC PKB Kabupaten Malang.
Empat Bacawabup dari PKB Kabupaten Malang saat ini hanya mengincar kursi wakil bupati malang saja. Keempat nama yang kini gusar menanti turunya rekomendasi adalah Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Sanusi. Sekretaris PCNU Kabupaten Malang, Abdul Mujib Syadzili. Ketua Forum Pemuda Malang, Dicki Sulaiman. Serta, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang yang juga peraih suara terbanyak Pemilu Legislatif dua tahun berturut-turun, Abdurrahman.
