Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Politik Pemerintahan»Gus Ipul Klaim RS Jatim Terbaik se-Indonesia
Default image

Gus Ipul Klaim RS Jatim Terbaik se-Indonesia

Politik Pemerintahan 7 April 2010

Surabaya (beritajatim.com) – Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengklaim pelayanan rumah sakit (RS) milik Pemprov Jatim dinilai terbaik se-Indonesia. Penilaian itu dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah melakukan survei selama April-Oktober 2009.

Gus Ipul mengatakan hal itu ketika memberi pengarahan di depan peserta Seminar dan Workshop Nasional Perumahsakitan serta Hospital Expo VI 2010 di Hotel JW Marriot Surabaya, (7/4/2010). “Penilaian itu mestinya menjadi pendorong bagi RS di Jatim untuk meningkatkan mutu layanan, SDM dokter, perawat dan teknologi yang digunakan,” katanya.

Peningkatan layanan, lanjut dia, juga menjadi tuntutan di tengah era globalisasi agar RS nasional tetap bisa bersaing dengan RS di luar negeri. Jika tidak ditingkatkan, maka kepercayaan masyarakat terhadap mutu pelayanan RS nasional terus berkurang. Akibatnya, masyarakat akan lebih memilih berobat ke luar negeri ketimbang di rumah sakit nasional. Padahal, berdasar perhitungan yang dilakukan, jumlah aliran dana untuk kebutuhan biaya berobat ke luar negeri sangat besar dan mencapai Rp 7,2 triliun per tahun. “Jumlah itu hampir sama nilainya dengan satu tahun APBD Jatim,” imbuhnya.

Gus Ipul mengakui mayoritas masyarakat belum tahu tentang kemajuan teknologi RS nasional, sehingga mereka merasa lebih nyaman bila berobat ke luar negeri. Ke depan, pihaknya juga akan lebih aktif mengirim tenaga kesehatan untuk memperdalam bidang pengobatan tertentu ke luar negeri, seperti yang telah dilakukannya dengan mengirim tenaga dokter RSU dr Soetomo Surabaya belajar transplantasi liver ke China beberapa waktu lalu.

Gus Ipul menambahkan, pemimpin atau pengelola RS harus memperhatikan tiga hal, yakni mempunyai karakter atau prinsip yang kuat, berkompeten, dan mempunyai networking (jejaring) yang luas.

Sementara itu, Ketua Persatuan RS Indonesia (Persi) Wilayah Jatim, dr Slamet Riyadi Yuwono mengatakan, ada tiga masalah yang saat ini dihadapi rumah sakit di Indonesia, yakni mutu layanan, efisiensi, dan pemerataan. Untuk itu, pihaknya akan fokus pada peningkatan ketiga hal itu agar kepercayaan masyarakat untuk berobat ke RS nasional bisa makin meningkat.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Dana APBD Tak Bisa untuk Klub Sepak Bola Profesional

16 November 2025

Jalan Tol Moker Seksi 3 Rampung Bisa Urai Kemacetan By Pass Mojokerto

16 November 2025

BPCB Jatim Pastikan Temuan Struktur Bangunan Batu Bata Kuno Merupakan Bekas Gapura Kerajaan Majapahi

16 November 2025
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.