Surabaya (Beritajatim.com) – 54 hari menjelang pelaksanaan Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya, KPU Surabaya melakukan persiapan dengan meninjau gudang penyimpanan logistik milik KPU di kawasan Margomulyo, Jumat (9/4/2010).
Disana, masih tersimpan banyak limbah kertas suara sisa Pemilihan Gubernur Jatim, Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden RI tahun lalu. Total limbah kertas suara tersebut berjumlah 400 ton kertas.
Komisioner KPU Kota Surabaya bidang Logistik, Umum dan Rumah Tangga, Robiyan Arifin kepada wartawan mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Balai Lelang Negara untuk melakukan pelelangan.
“Kami siap melelang limbah kertas suara ini dan hasilnya akan diserahkan ke kas negara dan kas daerah,” ujarnya.
Robiyan berharap nantinya lelang limbah kertas ini akan selesai tepat pada waktunya sehingga tidak ada lagi tumpukan-tumpukan kertas tidak terpakai di gudang. Selanjutnya, gudang akan dijadikan tempat untuk menyimpan kertas suara yang baru untuk Pilwali yang digelar 2 Juni mendatang.
