Bojonegoro (beritajatim.com) – Kabupaten Bojonegoro kembali mendapat nama harum lewat tata rias pengantin. Sebab, tata rias pengantin khas Bojonegoro, yakni Rajekwesi, ditunjuk sebagai perwakilan Provinsi Jawa Timur untuk ajang tingkat nasional.
Hal itu seperti dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bojonegoro, Djindan Muhdin, kepada beritajatim.com, Sabtu (17/4/2010).
Dijelaskan, jika pada 22 April mendatang, 2 tata rias khas Bojonegoro akan bersaing dengan tata rias dari daerah lain untuk mengikuti Festival Pengantin Keraton Nusantara di Jakarta.
“Itu jika tidak ada hambatan,” katanya.
Bertepatan dengan persiapan, pihak Disparbud juga menggelar lomba dengan moment yang sama di Pendopo Malowopati Bojonegoro untuk tingkat lokal.
“Kegiatan tersebut untuk meningkatkan kwalitas dan untuk menjadikan tata rias di Kabupaten Bojonegoro lebih bersaing lagi,” tegasnya.
Sementara itu, Joko Parikesit selaku DPC Asosiasi Ahli Rias Pengantin Modifikasi atau Modern Indonesia Katalia Cabang Bojonegoro mengatakan, sejauh ini sudah ada 9 tata rias pengantin Bojonegoro yang tergali.
“Namun, dari jumlah tersebut, baru 2 saja yang dipatenkan di tingkat nasional,” tambahnya.
Dua tata rias yang sudah dipatenkan adalah Tata Rias Pengantin Bojonegoro Kebesaran dan Tata Rias Bojonegoro Pinjung Iras Putri.
“2 tata rias pengantin itulah yang nantinya akan digunakan sebagai senjata bersaing di tingkat nasional,” sambungnya.
Ditambahkan, tata rias pengantin khas Bojonegoro itu mengangkat kisah dari para adipati Bojonegoro yang memiliki sejarah luar biasa.
“Sehingga, kita sebagai masyatakat Bojonegoro harus bangga dengan keunggulan tersebut,” lanjutnya. (abdul qohar)
