Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Tiga Jenazah TKI Langsung Diotopsi
Default image

Tiga Jenazah TKI Langsung Diotopsi

Peristiwa 7 April 2010

Surabaya (beritajatim.com) – Begitu tiba di RS Bhayangkara Polda Jatim, ketiga jenazah TKI asal Madura langsung dibawa ke ruang otopsi. Ketiga jenazah Sanu, Muklis dan Musdi ini langsung menjalani otopsi.

Pelaksanaan otopsi berlangsung tertutup. Otopsi dipimpin langsung Dr Hery. Sementara keluarga korban menunggu di luar.

Saat itulah, Safiudin, salah seorang kerabat mengatakan bahwa ketiga temannya itu ditembak polisi Malaysia.

“Ketiganya ditembak polisi Malaysia karena dituduh sebagai geng gundul dan melakukan perlawanan saat akan ditangkap,” ujar Safiudin.

Safiudin lalu menuturkan kronologis peristiwa yang dialami ketiga TKI tersebut. “Ketiganya yakni Abdul Sanu, Muklis dan Musdi ini ditangkap tanggal 16 Maret sekitar jam 1 dinihari,” katanya.

Waktu itu lanjutnya, ada 3 orang lagi yang ditangkap polisi Malaysia. “Selain Sanu, Muklis dan Musdi, ada 3 orang lagi yang ditangkap. Mereka adalah Marzuki, Solifudin dan Bakir,” terangnya.

Selanjutnya, ke-6 TKI tersebut dimasukkan mobil. “Sanu, Muklis dan Musdi ini satu mobil. Sementara Marzuk, Solifudin dan Bakir satu mobil,” terang pria berusia 40 tahun ini.

Setelah itu, tiba-tiba saja dirinya mendapat kabar bahwa Sanu, Musdi dan Muklis tewas ditembak. “Kata polisi Malaysia, ketiganya ditembak di Kuala Selanggor karena berusaha melawan polisi,” ungkapnya.

Seusai penembakan tersebut, polisi Malaysia menunjukkan barang bukti2 buah pistol dan 2 buah parang. “Sementara tiga TKI lainnya Marzuk, Solifudin dan Bakir masih ditahan di kantor polisi Malaysia,” katanya.

Seusai ditembak, jenazah Sanu, Muklis dan Musdi langsung diterbangkan ke Indonesia dengan pesawat Malaysia Airlines.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.