Surabaya (beritajatim.com) – Memasuki hari ke 102 pasca kejadian hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 tujuan Surabaya-Singapura, tim disaster victim identification (DVI) Polda Jawa Timur hari ini kembali berhasil mengidentifikasi 1 body dan 3 bodypart korban AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura.
Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol Budiyono menyatakan, dari body dan bodypart tersebut teridentifikasi 2 korban baru dan 1 bagian korban sebelumnya.
1 body yang teridientifikasi yakni berlabel B112. Jenazah berjenis kelamin laki-laki ini identik dengan Reynaldi Theodorus (20) warga Makassar, Sulawesi Selatan.
“B112 terjadi kesamaan DNA korban atas nama Reynaldi Theodorus dengan profil DNA orang tua kandung korban,” tuturnya.
Korban selanjutnya yang sudah teridientifikasi yakni berupa body part tulang tengkorak yang sebagian rahang hingga ke atas hilang. Potongan tubuh berlabel B113 ternyata hasilnya DNA-nya cocok dengan korban atas nama Viona Florenzia Abraham perempuan 19 tahun asal Maluku.
“Ini bagian dari korban sebelumnya yang sudah teridientifikasi sebelumnya pada label B061,” tuturnya.
Sedangkan 2 bodypart lainnya berlabel B114 dan B115 berupa kepala dan potongan kaki dari pinggul ke bawah, teridentifikasi satu orang.
“Dari hasil pemeriksaan DNA korban dengan pembanding dari ayah kandungnya, ternyata bodypart B114 dan B115 tidak terbantahkan sebagai Eni Wahyuni, perempuan 30 tahun asal Surabaya,” jelasnya.
Sampai hari ini RUmah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur menerima 115 body dan bodypart.
Dari jumlah tersebut yang sudah teridentifikasi sebanyak 111 body dan bodypart. Body dan boypart tersebut merupakan bagian dari 99 orang korban AirAsia QZ8501. Sisa 4 body dan bodypart yang tersimpang di cold storage di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya. [uci/ted]
