Jepara (beritajatim.com) – Kapal penumpang KM Senopati Nusantara yang berlayar dari Kumai (Kalimantan Tengah) menuju Semarang (Jawa Tengah) tenggelam di perairan 24 mil dari Kepulauan Mandalika, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah.
Tragedi ini terjadi pada Sabtu malam akibat kerusakan kemudi, yang menyebabkan air masuk ke ruang mesin hingga kapal miring dan akhirnya tenggelam.
Kapal tersebut diperkirakan membawa 545 penumpang dan 39 anak buah kapal (ABK). Hingga 3 Januari 2007, jumlah korban hilang diperkirakan 361 orang, sementara 223 orang telah ditemukan.
Dari jumlah tersebut, 7 orang dinyatakan meninggal dunia, 103 masih menjalani perawatan medis, dan 113 lainnya telah kembali ke rumah masing-masing.
Tim SAR dan instansi terkait terus berupaya melakukan pencarian serta evakuasi korban. Berikut langkah-langkah yang telah dilakukan:
- Evakuasi dan pelayanan medis bagi korban selamat.
- Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan 125 kantong jenazah dan mengirimkan 4 tenaga kesehatan untuk pemantauan serta koordinasi.
- RSU Dr. Karyadi Semarang mengerahkan Tim Brigade Siaga Bencana, terdiri dari 10 dokter, 5 perawat, 2 sopir, dan 2 ambulans.
- RSUD Jepara, RSUD Rembang, RSUD Kudus, serta beberapa rumah sakit lainnya disiapkan sebagai rumah sakit rujukan bagi korban.
- Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyalurkan 136 kantong jenazah serta mengirimkan tenaga kesehatan tambahan untuk pemantauan dan koordinasi.
- Pusat Penanggulangan Krisis telah mendistribusikan 300 kantong jenazah ke PPK Regional Jawa Tengah dan 150 kantong jenazah ke PPK Regional Jawa Timur melalui jalur darat.
Pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR, Dinas Kesehatan, serta Satkorlak guna menemukan sisa korban yang belum ditemukan. Upaya penyelamatan ini akan terus berlanjut hingga seluruh korban berhasil dievakuasi. (***)
