Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Polda Jatim Diminta Tangani Pemukulan Wartawan TV One
Default image

Polda Jatim Diminta Tangani Pemukulan Wartawan TV One

Peristiwa 3 November 2010

Pasuruan (beritajatim.com) – Insiden Pemukulan wartawan TV One Sumenep oleh aparat kepolisian tak hanya mendapatkan reaksi keras dari organisasi wartawan di sejumlah daerah. Kalangan LSM pun juga turut angkat bicara. Salah satunya, Aliansi Masyarakat Peduli Pasuruan (AMPPAS).

Direktur AMPPAS, Suryono Pane mengatakan aksi pemukulan terhadap wartawan TV One Sumenep oleh aparat kepolisian itu, merupakan bentuk premanisme. Oleh karena itu, pihaknya menuntut agar kasus penganiayaan terhadap wartawan ini harus diusut tuntas.

“Kami minta Polda Jawa Timur jangan hanya diam saja. Tolong secepatnya diusut sampai tuntas. Segera bentuk tim untuk menginvestigasi kasus penganiayaan terhadap wartawan TV One Sumenep. Karena ini sudah merupakan bentuk pidana,” ujar Suryono Pane, Direktur AMPPAS, Rabu (3/11/2010).

Ia menuturkan, tak sekadar melakukan penganiayaan, aparat kepolisian yang melakukan pemukulan terhadap wartawan TV One tersebut juga dinilainya telah melanggar Undang-Undang Pers. Alasannya, petugas menghalang-halangi wartawan dalam melakukan tugas jurnalistik.

“Polisi yang memukul ini juga melanggar Undang-Undang Keterbukaan dan Informasi Publik. Karena itu dia harus dihukum sesuai dengan perbuatannya. Tak cukup itu saja, namun Polda Jawa Timur juga harus mampu menyeret pimpinan saat itu. Sebab aksi pemukulan ini, tidak akan terjadi kalau tidak ada perintah atasan,” imbuh Suryono Pane. [bec/but]

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.