Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Ragam»Mengenal Kabupaten Lumajang, Wilayah Strategis di Kawasan Tapal Kuda Jawa Timur
Default image

Mengenal Kabupaten Lumajang, Wilayah Strategis di Kawasan Tapal Kuda Jawa Timur

Ragam 10 Juni 2024

Lumajang (beritajatim.com) – Kabupaten Lumajang merupakan salah satu wilayah strategis di Provinsi Jawa Timur yang terletak di kawasan Tapal Kuda, wilayah dengan kondisi geologi dan geografis yang kompleks. Kabupaten ini memiliki luas 1.790,90 km², dengan ibu kota berada di Kecamatan Lumajang Kota.

Secara geografis, Kabupaten Lumajang diapit oleh tiga gunung berapi aktif, yaitu Gunung Semeru (3.676 m), Gunung Bromo (2.329 m), dan Gunung Lemongan (1.651 m). Ketiganya memberikan kesuburan tanah yang tinggi, namun juga membawa risiko bencana alam yang signifikan, terutama letusan Gunung Semeru yang tercatat masih aktif dan paling sering meletus.

Letusan terakhir Gunung Semeru terjadi pada 4 Desember 2021 sekitar pukul 15.20 WIB, dengan Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo sebagai salah satu wilayah yang paling terdampak. Kejadian ini memperkuat status Lumajang sebagai daerah rawan bencana alam vulkanik di Indonesia.

Batas Wilayah Kabupaten Lumajang:

  • Utara: Kabupaten Probolinggo
  • Timur: Kabupaten Jember
  • Selatan: Samudera Hindia
  • Barat: Kabupaten Malang

Relief dan Topografi

Relief wilayah Lumajang sangat beragam. Di sebelah barat, berbatasan dengan Kabupaten Malang dan Probolinggo, terdapat rangkaian Pegunungan Bromo-Tengger-Semeru, dengan Gunung Semeru sebagai titik tertinggi di Pulau Jawa. Di bagian timur laut terdapat Pegunungan Iyang, sementara sisi selatan didominasi dataran rendah dengan beberapa bukit kecil.

Ketinggian wilayah Lumajang bervariasi mulai dari 0 hingga 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl). Area paling luas berada pada ketinggian 100–500 mdpl, mencakup sekitar 63.405,50 hektare atau 35,40% dari total luas wilayah. Wilayah dengan ketinggian 0–25 mdpl justru menjadi yang tersempit, hanya sekitar 11,01%.

Iklim dan Cuaca

Kabupaten Lumajang beriklim tropis dengan curah hujan tahunan berkisar antara 1.500–2.500 mm. Berdasarkan klasifikasi curah hujan Schmidt dan Ferguson, wilayah ini terdiri dari tipe iklim C (agak basah) dan tipe D. Musim kering biasanya terjadi pada bulan Juni hingga September, sementara musim hujan intens terjadi pada bulan Desember hingga Maret.

Suhu udara rata-rata berkisar antara 24°C hingga 32°C di dataran rendah. Namun di daerah pegunungan, terutama di lereng Gunung Semeru, suhu bisa mencapai 5°C, menciptakan kondisi mikroklimat yang cukup ekstrem.

Potensi dan Tantangan

Dengan topografi yang subur dan potensi alam yang melimpah, Lumajang memiliki peluang besar dalam sektor pertanian, pariwisata alam, dan pengembangan energi terbarukan. Namun, posisi geografis yang dikelilingi gunung berapi aktif juga menjadi tantangan besar, khususnya dalam hal mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan.

Pemantauan terhadap aktivitas vulkanik, khususnya Gunung Semeru, dilakukan secara intensif oleh otoritas terkait mengingat tingkat ancaman yang tinggi terhadap keselamatan masyarakat sekitar. (aga)

Gunung Semeru Lumajang Tapal Kuda Jawa Timur
Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Sejarah Berdirinya Kabupaten Madiun, Jejak Panjang Peradaban Jawa Timur

4 Oktober 2025

Suku Osing Banyuwangi: Penjaga Warisan Budaya Blambangan

17 Agustus 2025

Jawa Timur: Provinsi Strategis dengan Keberagaman Budaya dan Potensi Ekonomi yang Besar

28 Mei 2025
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.