Jombang (beritajatim.com) – Salah satu anggota Polsek Sumobito yang mendatangi rumah bocah kelas VII SMP itu adalah Aiptu Heru W. Ia kemudian dibawa ke salah satu kamar oleh kerabat Pipit.
Tidak ketinggalan, toples yang dipercaya berisi 11 tuyul dibawa serta. Mantra dan jampi-jampi disembur ke wajah Aiptu Heru. Bagaimana selanjutnya usai disembur mantra? Suara mantra dan jampi-jampi terdengar dari luar kamar.
Tidak ketinggalan suara semburan menyerupai air yang disembur ke wajah polisi. Bagamana Hasilnya pak polisi?
“Meski sudah dijampi-jampi, saya tetap tidak bisa melihat tuyul. Toples itu tetap kosong tanpa isi. Perasaan aneh juga tidak ada,” kata Aiptu Heru berterus terang.
Untuk mengobati rasa penasaran anggota polisi itu, Pipit lantas menunjukkan foto-foto dalam kamera HP. Menurut Pipit dalam foto hasil jepretannya itu terlihat garis-garis putih. “Garis putih inilah tuyul yang terekam dalam jepretan kamera,” kata Pipit meyakinkan.
Namun sejumlah warga yang melihat foto tersebut justru berpendapat lain. Mereka menilai, garis putih itu adalah bayangan cahaya toples yang terkena blitzt kamera.
“Itu sih bukan bayangan tuyul. Tapi cahaya kamera mengantam toples kaca,” ujar Bagus, salah satu warga yang diamini pengunjung lainnya. [suf/ted]
