Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Konfercab II Ansor Bojonegoro, Ketua Konfercab I Anggap Inkonstitusional
Default image

Konfercab II Ansor Bojonegoro, Ketua Konfercab I Anggap Inkonstitusional

Peristiwa 2 Januari 2011

Bojonegoro (beritajatim.com)– Digelarnya Konfercab II yang direstui oleh jajaran pengurus PCNU Bojonegoro direspon Ketua GP Ansor versi Konfercab I dengan sikap keras.

Secara tegas, Hasan Bisri selaku ketua kepada beritajatim.com, Minggu (2/1/2011) menyebutkan, jika kegiatan itu jelas inkonstitusional. “Yang jelas, kegiatan yang mengatasnamakan GP Ansor hari ini di STAI Sunan Giri bukan dilaksanakan oleh pengurus yang sah,” katanya.

Sebab, sesuai dengan SK PP GP Ansor nomor 1595/PP/SK-01/XI/2010 tertanggal 19 November 2010 yang lalu, jelas-jelas itu tidak benar. “Pada intinya, kegiatan tersebut tidak berimplikasi terhadap eksistensi PC GP Ansor yang kami pimpin, baik de facto dan de jure,” lanjutnya.

Walaupun begitu, pihaknya mengimbau kepada kader Ansor untuk tidak bereaksi dan melakukan tindak kekerasan. Sebab, hal itu tidak menyelesaikan masalah. “Kami ingin tetap berkonsentrasi dalam persiapan Kongres XIV Ansor pada Januari 2011 ini,” terangnya.

Bahkan, Bisri menganggap jika ingin membersihkan lantai semestinya memakai air yang bersih dan cara yang bersih pula.

Pernyataan tersebut ditanggapi santai oleh Sekretaris Pelaksana Konfercab GP Ansor, Akhmad Taufiq. Menurutnya, konfercab yang kali ini digelar oleh pihaknya malahan yang sah dan dibenarkan sesuai dengan aturan di lembaga. Yang pertama, pelaksanaannya dilakukan dengan cara yang bersih, mulai dari konferancab dan tidak mengambil pengurus comotan seperti kegiatan sebelumnya.

“Kedua, pelaksanaan juga terbuka, bukan sembunyi-sembunyi seperti yang pertama. Bahkan, terkesan ditutup-tutupi,” tegasnya.

Tidak hanya itu saja, kegiatan ini juga atas sepengetahuan PCNU dan PWNU, bukan sluman-slumun tidak jelas dan meninggalkan NU. Padahal, amanah muktamar NU sangat jelas jika memang anggota Ansor sejati. [air/dul]

Bojonegoro PCNU PCNU Bojonegoro
Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.