Bangkalan (beritajatim.com) – Ratusan warga mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Cinta Damai, Kamis (3/1/2012), melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor panwaslu Bangkalan. Aksi ini sebagai bentuk tandingan dari unjuk rasa yang dilakukan oleh aliansi masyarakat peduli pilkada Bangkalan kemarin siang.
Bila kemarin aksi menuntut pembubaran KPUD dan meminta pemilukada Bangkalan diulang, aksi hari ini justru sebaliknya. Warga meminta kepada pihak panitia penyelengara pemilihan umum kepala daerah Kabupaten Bangkalan untuk segera melantik bupati dan wakil bupati terpilih, yaitu Ra Momon dan Ra Mondir.
Syaiful Anam, korlap aksi, menyatakan bahwa kebijakan KPUD Bangkalan harus dihormati semua pihak. Begitu pula dengan hasil pilkada. “Kami masyarakat yang cinta damai siap mendukung dan ikut serta mengamankan penetapan calon bupati dan wakil bupati Bangkalan,” teriaknya dengan mengunakan sound system.
Aksi yang dilakukan kurang lebih sekitar 400 orang ini mendapatkan pengamanan cukup ketat dari aparat gabungan kepolisian Bangkalan dan Polda Jatim. “Pengamanan dari pihak kami tetap seperti aksi unjuk rasa kemarin, kami menerjunkan 3 SSK Sabhara Polda Jatim, 1 SSK Brimob, dan 1 SSK dari polres setempat,” terang AKP Roy A Prawirosastro, Danki 1 Dalmas Polda Jatim.
Setelah puas membacakan tuntutanya, warga membubarkan diri dengan tertib. Hanya saja, bila agenda pelantikan bupati dan wakil bupati terganjal orang pihak-pihak tertentu, mereka siap untuk turun ke jalan lagi. [sar/but]
