Surabaya (beritajatim.com) – Ajang bergengsi pemilihan Cak & Ning Surabaya 2009 sukses digelar di Hotel Singgasana. Dengan mengusung tema “Raise the Leader”, kompetisi ini mencari figur muda yang mampu menjadi pemimpin dalam mempromosikan wisata Kota Surabaya.
Setelah melalui proses seleksi ketat, Paguyuban Cak & Ning Surabaya akhirnya menobatkan Danu Tri Kurniawan dan Marissa Elvi Dayanti sebagai pemenang utama.
Sebanyak 28 pasangan finalis bersaing dalam ajang ini, diuji dengan berbagai pertanyaan terkait pariwisata Kota Surabaya. Pada babak selanjutnya, jumlah peserta disaring menjadi 14 pasangan terbaik yang kemudian melaju ke grand final.
Malam puncak kompetisi dipandu oleh Cak Lutfi dan Asti Dewanti sebagai pembawa acara. Sementara itu, dewan juri yang bertugas menilai para finalis terdiri dari Sabrot D. Malioboro (Dewan Kesenian Surabaya), Ari Bowo (Dekan Fakultas Ilmu Seni Budaya, Universitas Airlangga), Nunik Silalahi (Ahli Tata Busana), Dewa Gde Satria, dan Yayan Cahyana (Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Airlangga).
Harapan Besar untuk Pemenang
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Surabaya, Wiwiek Widayati, berharap bahwa para pemenang Cak & Ning 2009 dapat menjadi duta wisata yang mampu mempromosikan keindahan dan potensi Kota Surabaya.
“Cak dan Ning tahun ini saya harapkan bisa menjadi pemimpin dalam mempromosikan wisata Kota Surabaya,” ujarnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Raka dan Raki Jawa Timur serta 14 pasangan perwakilan duta wisata dari berbagai daerah, termasuk Manado, Kutai Kartanegara, Solo, dan Ambon.
Pemenang Favorit Pilihan Pembaca
Selain menjadi pemenang utama, Danu Tri Kurniawan dan Marissa Elvi Dayanti juga berhasil meraih gelar Cak dan Ning Terfavorit berdasarkan polling SMS.
Berikut daftar pemenang lengkap:
Juara Utama
Cak 2009: Danu Tri Kurniawan
Ning 2009: Marissa Elvi Dayanti
Wakil I
Cak: Erick Stanley
Ning: Nienda Paramita
Wakil II
Cak: Risky Aprilian
Ning: Febrika Mitamadella
Wakil III
Cak: Akhmad Fadli Ramadhan
Ning: Nabella Purmita Kumalasari
Ajang tahunan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam memajukan sektor pariwisata di Kota Surabaya. (ted)
