Bojonegoro (beritajatim.com) – Setelah hasil visum dari RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro keluar, Minggu (11/4/2010), semakin kuat kalau bayi yang terkubur di tepi jalan adalah dibunuh.
Sebab, hasil visum menerangkan, kalau bayi perempuan hasil hubungan gelap antara Fauzan (24) warga Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, dengan anak baru gede (ABG) bernama Lia Ermawati (20) warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Bojonegoro, sempat menghirup udara alias hidup.
Data yang dihimpun beritajatim.com menerangkan, hal itu bisa dilihat dari kondisi paru-paru bayi perempuan mungil itu.
Untuk darah yang berada di tubuh bayi, bukan karena adanya kekerasan maupun yang lain. Tetapi, berasal dari darah ari-ari yang masih menempel alias belum dibersihkan.
Dengan kepastian kematian bayi setelah dilahirkan, maka penetapan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana yang diterapkan oleh Polsek Kapas sudah sesuai dengan kenyataannya.
Sekarang ini penyidik tinggal mengorek keterangan lebih detail lagi kepada dua tersangka yang hingga kini telah ditahan di kepolisian.
Kapolsek Kapas, AKP Tabhita Resley membenarkan hal tersebut. Sehingga, pihaknya akan memperdalam penyidikan kepada dua tersangka.
“Mereka masiha kami mintai keterangan terus menerus. Sehingga, keterangannya akan semakin detail nantinya,” sambung Bu Ita, panggilan akrabnya.
Dijelaskan, jika hasil visum pihak rumah sakit itu berbeda dengan pernyataan dua tersangka yang sebenarnya belum terikat ikatan suami istri.
“Keduanya bilang, jika bayi hasil hubungan gelap itu sudah meninggal ketika masih di dalam perut,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, jika warga Desa Tanjungharjo digegerkan oleh penemuan gundukan tanah yang baru dibuat. Saat dibongkar ternyata berisi tas sekolah warna cokelat.
Penasaran, warga membuka tas tersebut, ternyata isinya plastik warna hitam dan didalamnya terdapat bayi tanpa bernyawa yang terbalut jarit warna hijau.
Di tubuh bayi masih menempel ari-ari, kotoran, maupun darah yang baunya cukup anyir. Sehingga, warga gempar dan berkerumun melihat penemuan tersebut.
