Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Bapak Ngawur, Tiga Anak Tirinya Digagahi
Default image

Bapak Ngawur, Tiga Anak Tirinya Digagahi

Peristiwa 8 April 2010

Malang (beritajatim.com) – Entah setan apa yang terbesit dikepala Santoso (41) saat menggagahi ketiga anak tirinya yang masih berusia belia itu. Meski sudah berhasil disergap Tim Buser Polres Malang dirumahnya, Santoso yang tinggal di Jalan Rejo Bangun, Dusun Bedali, Desa Sukorejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang tersebut, harus mempertanggung jawabkan perbuatan. Untuk melihat perkembangan jiwanya, pemerikaan Santoso pun juga melibatkan Psikolog guna mengetahui sejauh mana lelaki itu berbuat amoral terhadap ketiga anak tirinya.

Dari keterangan yang dihimpun beritajatim.com menyebutkan, terbongkarnya kasus amoral itu bermula saat Ina Rahmawati (28), melaporkan peristiwa tragis itu ke Polres Malang, Selasa (06/04/10) lalu. Ina adalah suami Santoso. Mereka berdua menikah secara resmi pada tahun 1999 lalu. Saat pernikahan berlangsung, Ina adalah janda beranak empat. Keempat anak Ina, ketiganya adalah perempuan. Sedangkan anak bungsu dari hasil perkawinan dengan suami terdahulunya adalah laki-laki.

Karena tak mempermasalahkan, Santoso akhirnya menikahi Ina. Bukannya melindungi layaknya seorang anak pada bapaknya, Santoso malah tega melukai dan merusak masa depan tiga anak tirinya. Tak tanggung-tanggung, anak nomer satu sebut saja dengan panggilan Luna, anak nomer dua kita panggil dengan nama samaran Citra, dan anak nomer tiganya dengn inisial nama samaran Cinta.

Ketiga anak tiri Santoso itu masing-masing berusia 9 tahun, 8 tahun, serta 5 tahun. Mereka digagahi setiap Ina tidak ada dirumah. Hasilnya, kini ketiga anak Ina yang menjadi korban perbuatan tak terpuji ayah tirinya, harus didampingi psikolog dan mendapatkan perhatian serius Polisi.

“Kami sudah menangkap pelaku. Yang jelas, semua masih dalam pemeriksaan kami. Termasuk, sejauh mana pelaku melampiaskan syahwatnya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Malang AKP Kusworo Wibowo, Kamis (08/04/10).

Dari pemeriksaan Polisi, pelaku kini sudah diamankan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang. Selain memintakan visum ketiga korban yang tercatat masih anak tiri pelaku ke Rumah Sakit Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupten Malang, diketahui, ada kerusakan dan gesekan benda tumpul pada ketiga kelamin bocah malang tersebut.

Terungkapnya perbuatan Santoso saat Ina, melaporkan kejadian itu pada Polisi. Ina yang berprofesi sebagai guru tersebut, tak kuasa menagan tangis begitu tahu jika anak tirinya, jadi bulan-bulanan nafsu suaminya. Bahkan, indikasi terjadinya asusila itu, dilakukan pelaku sejak tahun 2004 lalu. Namun, Polisi yang terus memeriksa intensif pelaku, masih belum berani memutuskan sejak kapan kejadian amoral itu dilakukan.

Kini, Ina dan keempat anaknya sudah tidak ada dirumah. Saat beberapa wartawan mencoba mendatangi rumah di Jalan Rejo Bangun, Dusun Bedali, Desa Sukorejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, rumah yang biasa ditinggali Santoso dan Ina sudah sepi. Menurut warga, Ina sudah mengungsi kerumah saudaranya selepas kejadian memilukan itu. Yang lebih menghebohkan lagi, perangai Santoso dimata warga desa setempat, selama ini dikenal cukup bagus.

“Kami juga tidak mengira ada kejadian ini. Kalau sehari-hari, pak santoso sikapnya juga biasa saja. Apalagi, keluarganya juga cukup terpandang didesa,” ungkap Darmaji, Kepala Dusun setempat.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.