Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Bandara Juanda Baru Siap Dioperasikan Mulai 10 November 2006
Default image

Bandara Juanda Baru Siap Dioperasikan Mulai 10 November 2006

Peristiwa 12 September 2006

Jakarta (beritajatim.com) – PT Angkasa Pura (AP) I mengumumkan kesiapan pengoperasian Bandara Juanda Baru di Surabaya mulai 10 November 2006. Hal ini menyusul penyelesaian jalan akses menuju bandara internasional tersebut. Direktur Operasi dan Teknik PT AP I, Risman Nuryadin, menjelaskan bahwa jalan akses yang disiapkan bukanlah jalan tol, melainkan Jalan Sedati, Sidoarjo, dan Jalan Inspeksi atau bekas proyek Bandara Juanda Baru.

Bandara Juanda Baru terletak di sebelah utara bandara lama. Proyek pembangunan fisiknya telah selesai pada Juni 2006 dan diserahkan oleh Ditjen Perhubungan Udara kepada PT AP I untuk dikelola. Menurut Risman, jalan akses menjadi tantangan utama karena rencana awal menggunakan jalan tol belum jelas realisasinya, sementara Jalan Sedati dinilai terlalu kecil.

“Solusinya, kami menggunakan jalan akses eks proyek sebagai pintu masuk dan Jalan Sedati sebagai pintu keluar dengan sistem satu arah. Jika dua arah, dikhawatirkan akan menimbulkan kemacetan,” jelas Risman.

Tanggal 10 November 2006 dipilih sebagai hari pengoperasian bandara ini karena bertepatan dengan Hari Pahlawan, sehingga diharapkan memiliki nilai historis. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan akan meresmikan bandara ini.

Setelah Bandara Juanda Baru beroperasi, bandara lama yang terletak di sebelah selatan akan diserahkan kepada TNI Angkatan Laut sebagai pemilik lahan. “Perjanjian Kerjasama (PKS) sedang disiapkan oleh Dephub dan TNI AL, dan akan segera diserahkan,” tambah Risman.

Pembangunan Bandara Juanda Baru didanai oleh pinjaman dari Jepang melalui Japan Bank for International Cooperation (JBIC) senilai 23,2 miliar Yen dan Rp 236,4 miliar dari APBN sebagai dana pendamping. Bandara seluas 66.330 meter persegi ini diproyeksikan mampu menampung enam juta penumpang dan 120 ribu ton kargo per tahun.

Fasilitas bandara ini meliputi lima unit tangki penampungan BBM dengan kapasitas dua juta liter per unit, terminal penumpang seluas 51.500 meter persegi, dan 11 garbarata atau moving bridge. Bandara yang didesain sejak 1994/1995 ini juga mampu menampung 11 pesawat berbadan lebar, sedang, dan kecil.

Dengan pengoperasian Bandara Juanda Baru, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan pelayanan transportasi udara di wilayah Jawa Timur serta mendukung pertumbuhan ekonomi regional. (ted)

Bandara Juanda Baru fasilitas bandara pengoperasian bandara PT Angkasa Pura I transportasi udara Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.