Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Balita Penderita Gizi Buruk Mirip ‘Kerangka’ Ditemukan
Default image

Balita Penderita Gizi Buruk Mirip ‘Kerangka’ Ditemukan

Peristiwa 11 April 2010

Pamekasan (beritajatim.com) – Satu orang penderita gizi buruk kembali ditemukan di Pamekasan. Ia adalah Imroatul Jamilah (5), warga Dusun Morsok Sok Desa Jarin Kecamatan Pademawu.

Anak bungsu dari dua bersaudara itu tergolek lemas di balai bambu depan rumahnya. Ia tidak dapat berjalan, apalagi untuk berbicara secara jelas. Kakinya sangat kecil, hanya sebesar pelepah daun pisang.

Anak dari pasangan suami istri (pasutri) Halimatus (37) dan M. Salehoddin (40) ini lahir di rumahnya melalui pertolongan orang pintar (dukun) dan mempunyai berat awal 2,3 kg.

Halimatus mengatakan, anaknya mulai menderita gejala gizi buruk sejak umur delapan bulan. Saat ini, sambung Halimatus, berat badan Imroatul hanya 5 kg. Ia juga mengalami diare dan sempat muntah-muntah.

“Semua bermula saat anak saya mengalami panas tinggi sejak umur delapan bulan,” katanya, Senin (12/4/2010).

Setelah itu, tambah Halimatus, pertumbuhan anaknya terganggu. Hingga, saat ini ia tidak bisa berjalan dan kakinya telah bengkok. Untuk makan, ia juga perlu bantuan orang lain.

Halimatus mengakui, selama ini keluarganya memang hidup pas-pasan. Suaminya hanya bekerja sebagai petani. Untuk membantu suaminya, Halimatus terang-terangan mengaku tidak bisa. Sebab, ia harus merawat anaknya di rumah.

“Untuk itu, gizi anak saya terabaikan,” ungkapnya.

Sementara, Humas RSUD Pamekasan, dr Iri Agus Subaidi saat dimintai keterangannya mengatakan, selain menderita gizi buruk, Imroatul juga telah menderita penyakit radang paru-paru.

Menurutnya, penyakit lumpuh yang saat ini menderita Imroatul bisa disembuhkan. Sebab, tulang untuk umur 5 tahun masih lunak. Sehingga bisa di gip dan diluruskan.

“Memang, seharusnya pada umur 5 tahun normalnya punya berat badan 18 kg. Insyallah bisa disembuhkan, tapi perlu waktu,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.