Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Antisipasi Copet, Puluhan Petugas Berpakain Preman Manyebar di Makam Gus Dur
Default image

Antisipasi Copet, Puluhan Petugas Berpakain Preman Manyebar di Makam Gus Dur

Peristiwa 7 Maret 2010

Jombang (beritajatim.com) – Untuk mengantisipasi aksi copet yang beraksi dalam peringatan 100 hari meninggalnya KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur di pondok pesantren Tebuireng, petugas kepolisian sudah siaga. Mereka menurunkan puluhan aparat berpakaian preman.

Teknisnya, aparat berpakaian preman itu disebar di sekitar pondok pesantren Tebuireng. “Termasuk di sekitar makam KH Abdurrahman Wahid. Jumlah petugas yang berpakaian preman itu sekitar 50 personel,” kata Kapolsek Diwek, AKP Sugeng Widodo, Rabu (7/4/2010).

Segeng menjelaskan, dari pengalaman sebelumnya, setiap ada peringatan meninggalnya Gus Dur, selalu diwarnai dengan aksi orang yang tidak bertanggung jawab. Semisal, banyaknya copet yang mencuri dompet dan HP (Handphone) milik peziarah.

Sugeng mencontohkan, pada peringatan 40 hari Gus Dur, Polsek Diwek kebanjiran laporan. Usai mengikuti tahlil, banyak pengunjung yang kehilangan dompet dan HP.

“Alhamdulillah, saat itu kami bisa menangkap seorang pelaku,” tambah Kapolsek yang kantornya hanya berjarak 1 kilometer dari pondok Tebuireng ini.

Hal senada juga dikatakan Kasat Samapta Polres Jombang, AKP Mudjiono. Selain petugas berpakaian preman, pihaknya juga menurunkan ratusan petugas lainnya. Ia menyebut, untuk pengamanan 100 hari Gus Dur, sekitar 400 personel dari kepolisian diturunkan. “Selain di lokasi pondok, mereka juga siaga di sepanjang jalan masuk kota Jombang,” tegas Mudjiono.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.