Bojonegoro (beritajatim.com) – Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Bojonegoro rencananya diikuti kurang lebih 19.183 siswa.
Jumlah tersebut sesuai data yang masuk ke Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Kabupaten Bojonegoro. Dengan rincian untuk calon peserta dari SD/SDLB 15.204 siswa dan MI 3.979 siswa, baik yang swasta maupun negeri.
Data yang dihimpun beritajatim.com di lapangan menyebutkan, jika pelaksanaan UASBN nantinya akan digelar pada 4 Mei sampai 6 Mei 2010 mendatang.
Ujian tersebut akan digelar di 820 sekolah penyelenggaran untuk tingkat SD/SDN/SDLB dan 219 sekolah di lingkup MI/MIN se Kabupaten Bojonegoro.
Mengenai ruang, pelaksanaan ujian akan digelar di 1.115 ruang untuk SD dan sisanya 296 ruang dilaksanakan di MI. Sehingga, total ruang yang akan dipakai untuk pelaksanaan UASBN ada sekitar 1.411 ruangan.
Kabid TK/SD Disdikda Kabupaten Bojonegoo, M Akhyar membenarkan data tersebut. Menurutnya, nanti disetiap ruang akan ada dua pengawas dengan sitem yang sudah ada.
“Sehingga, tinggal mengalikan saja berapa jumlah semua pengawas, dengan ruang yang ada,” katanya.
Sementara itu untuk satu ruang aka diisi oleh 20 siswa yang mengikuti UASBN tahun 2010 ini. Sehingga, sekolah yang siswanya sedikit juga ruangnya sedikit.
Ditanya mengenai kelulusan nantinya, Akhyar menegaskan, jika tidak ada greet kelulusan. Sebab, masalah itu diserahkan ke masing-masing sekolah penyelenggara.
Sementara itu untuk UASBN susulan akan digelar pada 12 Mei sampai 14 Mei mendatang. “Semoga saja tidak ada masalah pada pelaksanaan tahun ini dan hasilnya memuaskan,” sambungnya.
