Kediri (beritajatim.com) – Hingga, Jumat (9/4/2010) dini hari, Anggota Buru Sergap (Buser) Polres Kediri dan Unit Reskrim Polsek Gurah melakukan pengejeran terhadap enam orang kawanan perampok bersenpi yang baru melakukan aksinya di sebuah toko emas Cahaya Abadi di pinggir Jalan dr Soetomo, Desa Sukorejo, Kecamatan Gurah, Kamis (8/4/2010) malam.
Kasat Reskrim Polres Kediri AK P Aria Wi bawa mengatakan, anak buahnya tengah memburu pelaku dari petunjuk dua sepeda motor yang digunakan beraksi. Yaitu, Yamaha Vxion dan Honda Mega Pro. “Menurut keterangan sejumlah saksi mata, para pelaku datang dari arah selatan ( Kediri ) lalu kabur kea rah utara ( Kediri – Jombang),” terang AKP Aria Wibawa.
Data yang diperoleh beritajatim.com, aksi enam oran g perampok bersenpi tersebut berhasil menggondol ratusan jenis perhiasan emas dengan berat total hingga 1,5 kilogram. Korbannya adalah toko bern omor 328 milik pasangan suami-istri Panuri (47), dan Marsiah (30). Taksir kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp 200 juta
Kejadian itu bermula, saat Cici Anugrah Pertiwi (17), anak korban dan Siri Masrukah (23), kerabatnya tengah menjaga toko. Panuri berangkat ke masjid, dan ibunya berada di dapur. Tiba-tiba enam oran g tak dikenal mengenakan jaket dan helm tropong datang dengan menaiki tiga sepeda motor, langsung masuk ke toko
Tanpa basa-basi, keenam perampok yang nampa knya seperti sudah terlatih itu beraksi. Mulai yang menjaga sepeda motor, menodongkan senjata, dan memecahkan kaca etalase dengan kapak. Bahkan, seorang pelaku sempat meletuskan sebanyak dua kali keudara. Cici pun berlari, dan di dalam toko tinggal Siti
Dengan cepat, pelaku langsung menguras seisi toko, sebelum akhirnya kabur. Keluarga korban baru dapat melapor ke Po lsek Gurah yang jaraknya sekitar satu kilometer setelah kawanan itu kabur. “Durasi waktu antara datang, kemudian pergi ini sangat cepat, hanya sekitar tiga menitan,” pungkas AKP Aria Wibawa.
