Surabaya (beritajatim.com) – Satu per satu pemakai narkoba di Surabaya ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Surabaya Selatan. Setelah menangkap 7 pemakai narkoba, kali ini kembali menangkap 4 pemakai ganja.
Keempat tersangka adalah Jap Yongky Ananto (49) warga Jl Darmo Indah Timur P-4 Tandes; Jefree Mokodompis alias Black (32) warga Jl Manukan Lor II K; Janus Silalahi (39) warga Jl Putat Jaya Gg Sekolahan dan M. Hariyono (27) warga Jl Kandangan Gunung Bhakti.
“Tersangka Jap Jongky ini pemakai, sementara Jefree merupakan kurir. Sedangkan dua tersangka lainnya yakni Janus dan Hariyono merupakan pengedar ganja,” ujar Kasat Narkoba Polres Surabaya Selatan Iptu Suyanto di Mapolres, Minggu (11/4/2010).
Dari tangan keempat tersangka ini, petugas menyita barang bukti 1 bungkus koran ganja sebanyak 14 gram, 1 bungkus ganja seberat 4,7 gram dan 1 linting ganja seberat 0,7 gram.
Suyanto mengungkapkan bahwa keberhasilan anggotanya menangkap empat pemakai ganja ini berawal dari tertangkapnya Jap Yongky Ananto. “Kita dapat informasi kalau Yongky ini sering memakai ganja. Anggota lalu melakukan lidik dan berhasil menangkap dia di rumahnya,” ungkap Suyanto.
Dari penangkapan Yongky ini, petugas mendapatkan barang bukti 1 bungkus Koran yang berisi ganja seberat 14 gram dan 1 bungkus ganja seberat 4,7 gram. Atas barang bukti tersebut, Yongky tak bisa mengelak saat digelandang ke Polres guna dilakukan pemeriksaan.
Kepada penyidik, Yongky mengaku mendapatkan ganja dari Jefree Mokodompis alias Black yang tinggal di Jl Manukan Lor II K. Atas keterangannya, polisi langsung menggerebek rumah Jefree. Tanpa kesulitan, Jefree berhasil ditangkap dan langsung digelandang ke Polres.
Dalam pemeriksaan, Jefree mengaku kalau ganja yang didapatnya berasal dari Janus Silalahi yang tinggal di Putat Jaya gang Sekolahan. Tak ingin membuang waktu, polisi menggerebek rumah Janus.
“Saat kita melakukan penggerebekan, tersangka Janus ini sedang pesta ganja bersama Hariyono. Dari penggerebekan ini, kita menemukan 0,7 gram ganja,” kata Suyanto.
Polisi pun terus melakukan pengembangan terkait penangkapan empat pemakai ganja ini. “Saat Janus kita periksa, tersangka mengaku mendapatkan ganja dari Medan . Saat ini kita masih melakukan pengembangan dengan memburu bandarnya di Medan ,” katanya.
