Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Petani Tidak Tahu Soal Kenaikan Harga Pupuk
Default image

Petani Tidak Tahu Soal Kenaikan Harga Pupuk

Peristiwa 10 April 2010

Pamekasan (beritajatim.com) – Kenaikan harga pupuk jenis urea, memang sudah diberlakukan oleh pemerintah terhitung 1 April kemarin. Kenaikannya sekitar 33 persen dari harga semula, yakni Rp 1.200/kg menjadi Rp 1.600/kg. Namun, sejumlah petani di Pamekasan tidak mengetahui adanya kenaikan harga pupuk tersebut.

Said (36), petani asal Desa Rek Kerek, Palenga’an mengaku, tidak tahu menahu adanya kenaikan harga pupuk. Ia mengira, sejumlah petani lain di desanya juga tidak mengetahui tentang kenaikan itu.

“Saya tidak begitu mengikuti perkembangan informasi. Pekerjaan saya hanya di sawah. Jadi, apa yang pemerintah lakukan dengan menaikkan harga pupuk, mana mungkin saya mengetahuinya,” katanya, Sabtu (10/4/2010).

Namun, sambung Said, jika benar harga pupuk telah dinaikkan dari harga yang semestinya, dirinya menyayangkan sikap pemerintah. Sebab, adanya kenaikan pupuk jelas tidak sebanding dengan pembelian gabah dengan harga pemerintah.

“Pemerintah memang tidak berpihak pada petani kalau demikian,” ungkapnya. Diakuinya, petani mau tidak mau memang butuh akan pupuk, sehingga wajib untuk membelinya.

Sementara itu, Hakiki, petani setempat, mengaku, kenaikan harga pupuk akan berimbas pada nasib petani yang akan semakin terbebani. Menurutnya, dari pada menaikkan harga pupuk, alangkah baiknya pemerintah juga menaikan harga pembelian gabah.

“Saat ini petani memang masih banyak yang tidak tahu tentang kenaikan harga pupuk. Tapi, nanti jika mereka akan memulai masam tanam lagi, mereka dipastiakan akan kewalahan,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.