Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Santunan Tiga TKI Sampang Tunggu Proses Hukum
Default image

Santunan Tiga TKI Sampang Tunggu Proses Hukum

Peristiwa 8 April 2010

Sampang (beritajatim.com) – Santunan kepada tiga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tewas ditembak polisi Malaysia karena adanya indikasi terlibat dalam 19 kasus perampokan rumah serta diduga merupakan anggota Geng Gondol, dipastikan masih menunggu selesainya proses hukum di negeri jiran tersebut.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnaker Sampang Muhadi mengatakan, belum bisa memastikan besaran santunan yang akan diberikan terhadap Abdul Sanu (29) dengan nomor paspor A 163175, Rusdi (28) paspor P 744374 serta Muhlis (26). Penyebabnya, ketiganya tewas bukan saat kerja, melainkan dianiaya.

“Kami akan melihat persidangan. Dan, persidangan menentukan besaran santunan yang akan diberikan,” katanya, Kamis (8/4/2010).

Diakuinya, jika ada TKI Sampang yang meninggal saat menjalankan aktifitas kerja, santunan yang diberikan Rp 60 juta. Untuk itu, sambung Muhadi, jika nantinya proses hukum terbilang lama, maka santunan kepada tiga TKI itu akan diberikan dengan jumlah yang sama.

Ketiga jenasah TKI asal Sampang ini, tiba di tanah kelahirannya sekitar pukul 02.00 tadi pagi. Mereka disambut dengan iring-iringan puluah kendaraan roda dua. Ketiganya langsung disemayamkan di pemakaman umum Desa Tobaih Tengah Kecamatan Sokobanah.

Sementara itu, dari pihak keluarga TKI menginginkan adanya pengusutan terhadap tidak wajarnya tiga TKI tewas di Malaysia. Sebab, pihaknya tidak percaya alasan penembakan oleh Polisi Malaysia. “Masak mereka dibilang mau merampas mobil, padahal ketiganya tidak tahu nyetir mobil,” pungkasnya.

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.