Surabaya (beritajatim.com)–Seiring makin tingginya angka kepadatan penumpang pesawat terbang dari dan melalui Bandar Udara Juanda Surabaya, otoritas terkait segera membangun runway baru di bandar udara tersebut.
Gubernur Jatim, Soekarwo di Surabaya, Jumat (31/12/2010), mengatakan, runway baru Bandar Udara Juanda itu panjangnya sekitar 3,4 KM dengan lebar 1,3 KM. Runway baru itu posisinya berada atau berjarak sekitar 1 KM dari runway yang lama. “Jaraknya itu ketentuan teknis agar tak mengganggu pesawat yang landing maupun take of,” kata Pakde Karwo–panggilan akrab Soekarwo.
Runway baru itu nantinya dimanfaatkan untuk landing dan take of pesawat berbadan lebar dengan jumlah penumpang mencapai 400 orang lebih. Pakde Karwo mengutarakan, penambahan runway itu dari perspektif kebijakan telah memperoleh lampu hijau dari pemerintah. Karenanya dalam tempo dekat pembangunan runway itu bakal dimulai.
Argumentasi penambahan runway di Juanda itu, katanya, seiring makin meningkatnya angka pertumbuhan penumpang pesawat terbang dari dan melalui Juanda. Tahun 2010 ini, angka penumpang mencapai 11 juta dan diperkirakan pada tahun 2011 bisa menyentuh angka 15 juta penumpang. “Pertumbuhannya memang luar biasa,” ujarnya.
Selain runway baru, sisi selatan Bandar Udara Juanda–atau bandar udara lama–bakal difungsikan kembali. Direncanakan pada tahun 2011 ini, renovasi infrastruktur, terutama bangunan untuk penumpang, di kawasan bandar udara lama rampung pembangunannya. Sehingga pada tahun itu atau awal tahun 2012 mendatang, bandar udara lama bisa difungsikan seperti sediakala dengan performance baru. “Jadi, kita tingkatkan terus kapasitas Juanda itu,” tegas Pakde Karwo. [air]
