Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Industri Semen Siapkan Alternatif Transpotasi
Default image

Industri Semen Siapkan Alternatif Transpotasi

Peristiwa 1 Januari 2011

Gresik (beritajatim.com)- Pencabutan subsidi BBM oleh pemerintah berpengaruh terhadap industri semen. Pasalnya, pencabutan itu menyebabkan high cost (biaya tinggi) pada distribusi transpotasi darat maupun laut.

“Soal subsidi BBM yang bakal dicabut Semen Gresik Group segera melakukan alternatif dan efisiensi pada transpotasi. Khusus tranpotasi laut untuk pendistribusian semen kami menggunakan semen curah dalam kantong diangkut dengan kapal cepat,” ujar Direktur Utama PT Semen Gresik (persero) Tbk Dwi Soetjipto, Sabtu (1/01/2011).

Diakui Dwi Soetjipto, biaya beban transpotasi jika subsidi BBM dicabut bakal naik 12-14 persen. Untuk itu, Semen Gresik Group (SGG) akan semaksimal mungkin menekan biaya transpotasi terkait dengan pendistribusian semen.

“Dengan memakai semen curah dalam kantong saat menggunakan transpotasi laut bisa mengurangi multi handling plus sewa gudang sebelum semen dipasarkan,” tuturnya.

Menurut Dwi Soetjipto, meski subsidi BBM akan dicabut. Namun, salah satu wacana yang menjadi ancaman industri semen adalah tingginya harga energi. Pasalnya, saat ini harga minyak dunia sudah menyentuh antara USD 90 hingga USD 100 per barel.

“Untuk menekan cost energi kami juga memanfaatkan energi dari limbah untuk proses produksi meski belum semua pabrik memanfaatkan energi itu,” pungkasnya.

Dwi Soetjipto menambahkan, upaya diversifikasi energi mulai dijalankan dengan menggunakan batu bara sebagai sumber energi. Untuk itu, pihaknya berharap pemerintah lebih serius memikirkan pasokan batu bara bagi industri semen.

“Sudah seharusnya pemerintah memprioritaskan pasar batu bara di dalam negeri utamanya bagi industri semen,” tambahnya.[dny/ted]

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.