Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Tenggelamnya KM Senopati Nusantara Diyakini Karena Cuaca
Default image

Tenggelamnya KM Senopati Nusantara Diyakini Karena Cuaca

Peristiwa 6 Januari 2007

Jepara (beritajatim.com) – Kapal penumpang KM Senopati Nusantara yang berlayar dari Kumai (Kalimantan Tengah) menuju Semarang (Jawa Tengah) tenggelam di perairan 24 mil dari Kepulauan Mandalika, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah.

Tragedi ini terjadi pada Sabtu malam akibat kerusakan kemudi, yang menyebabkan air masuk ke ruang mesin hingga kapal miring dan akhirnya tenggelam.

Kapal tersebut diperkirakan membawa 545 penumpang dan 39 anak buah kapal (ABK). Hingga 3 Januari 2007, jumlah korban hilang diperkirakan 361 orang, sementara 223 orang telah ditemukan.

Dari jumlah tersebut, 7 orang dinyatakan meninggal dunia, 103 masih menjalani perawatan medis, dan 113 lainnya telah kembali ke rumah masing-masing.

Tim SAR dan instansi terkait terus berupaya melakukan pencarian serta evakuasi korban. Berikut langkah-langkah yang telah dilakukan:

  • Evakuasi dan pelayanan medis bagi korban selamat.
  • Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan 125 kantong jenazah dan mengirimkan 4 tenaga kesehatan untuk pemantauan serta koordinasi.
  • RSU Dr. Karyadi Semarang mengerahkan Tim Brigade Siaga Bencana, terdiri dari 10 dokter, 5 perawat, 2 sopir, dan 2 ambulans.
  • RSUD Jepara, RSUD Rembang, RSUD Kudus, serta beberapa rumah sakit lainnya disiapkan sebagai rumah sakit rujukan bagi korban.
  • Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyalurkan 136 kantong jenazah serta mengirimkan tenaga kesehatan tambahan untuk pemantauan dan koordinasi.
  • Pusat Penanggulangan Krisis telah mendistribusikan 300 kantong jenazah ke PPK Regional Jawa Tengah dan 150 kantong jenazah ke PPK Regional Jawa Timur melalui jalur darat.

Pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR, Dinas Kesehatan, serta Satkorlak guna menemukan sisa korban yang belum ditemukan. Upaya penyelamatan ini akan terus berlanjut hingga seluruh korban berhasil dievakuasi. (***)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.