Close Menu
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
  • Beranda
  • Berita Terbaru
  • Arsip
  • Network
    • Beritajatim.ID
    • Visual
    • Sastra
    • UKM
    • Pilar.ID
  • Kontak
arsip.beritajatim.comarsip.beritajatim.com
Home»Peristiwa»Minimarket JB 22 Baru 6 Bulan Selesai Dibangun
Default image

Minimarket JB 22 Baru 6 Bulan Selesai Dibangun

Peristiwa 12 Juli 2015

Surabaya (beritajatim.com)–Bangunan minimarket JB 22 yang terbakar merupakan bangunan baru yang usianya masih sekitar 6 bulan. Bagian atasnya yang terbakar digunakan sebagai penyimpanan stok barang.

Istri pemilik mini market JB22, Susita Royani atau Ita (29), mengatakan bangunan lantai atas mayoritas terbuat dari triplek dan kayu sehingga mudah terbakar.

“Situasi penyimpanan di lantai atas memang penuh dengan diapers, pampers, mie instan dan banyak lagi barang-barang yang mudah terbakar serta ventilasinya kurang,” terang Susita Royani (29) saat diwawancarai di lokasi kejadian, Sabtu (11/7/2015).

Saat terjadi percikan api di lantai dua, ia sempat melakukan pemadangan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan air dibantu dengan salah satu karyawannya, namun tidak padam. Sehingga ia beserta enam karyawan lainnya langsung keluar untuk menyelamatkan diri.

Hingga berita ini diturunkan, polisi belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran minimarket tersebut.

Namun dari pernyataan dari pemilik minimarket, bahwa kabel intalasi listrik yang berada di lantai dua kurang memadai sehingga mudah untuk mengalami hubungan arus pendek.

“Ya sekitar enam bulan lalu waktu lantai dua dibangun kami juga memasang instalasi baru yang diambilkan dari bawah. Untuk AC dan kebutuhan lainnya,” kata ita.

Selanjutnya, mengenai kerugian barang-barang dan bangunan ditaksir pemilik toko kisaran ratusan juta rupiah. Di minimarket tersebut juga ditempati oleh sepasang pemiliknya, yakni Ita dan Eko Andri Novianto (34).

Terkait bangunan di sekitar minimarket yang ikut terbakar, yakni rumah makan Gado-gado Andayani nomor 20 yang berada di samping kiri minimarket serta rumah nomor 24 yang merupakan rumah tinggal pemilik rumah makan yang berada di samping kanan itu juga akan diganti secara kekeluargaan.

Ayah dari pemilik minimarket, Utomo (56) mengatakan, memang ini musibah untuk bangunan yang terdampak akan diganti dan dibangun. “Kami kenal baik sama pemilik rumah makan gado-gado Handayani, namanya musibah siapa yang mau. Kami meminta kepada pemiliknya dan akan ganti rugi dan kami bangun lagi yang terbakar,” kata Utomo. [air/ito]

Kebakaran minimarket
Share. Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email WhatsApp

Related Posts

Demi Keselamatan Pasien di Kapal, Gus Ipul Batalkan Dua Agenda

28 Oktober 2017

Polisi Tidur Gagalkan Pencurian Motor di Kedung Cowek

20 Januari 2016

Ratusan Kapal Rakyat di Sampang Berlayar Tanpa Izin

2 Januari 2016
Poster
Cari Data
© 2025 beritajatim.com | arsip berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.